Suara.com - Pegi alias Perong trending di X selama dua hari terakhir. Sebagai informasi, kasus Vina Cirebon yang berlangsung pada 2016 kembali viral menjadi perbincangan netizen.
Kisah sang korban sendiri diangkat menjadi film berjudul ‘Vina: Sebelum 7 Hari’. Film tersebut ramai disaksikan publik sehingga menembus lebih dari 5 juta penonton. Polda Jabar mengusut kasus Vina kembali dan berhasil menangkap salah seorang tersangka yang buron, Pegi.
Dua pelaku lain yaitu Andi dan Dani masih masuk dalam DPO. Sebelumnya, tujuh orang tersangka telah dihukum penjara seumur hidup dan satu orang lain menjalani hukuman 8 tahun penjara karena berstatus di bawah umur.
Tertangkapnya Pegi alias Perong pada Selasa (21/05/2024) di wilayah Bandung, Jawa Barat langsung menghebohkan publik. Pantauan melalui Trends24.in, Pegi trending di X mulai Kamis pagi pukul 09.00 WIB.
Pembahasan Pegi dan Perong awalnya hanya menyentuh ribuan cuitan saja. Namun, kasus ini meledak dan viral menjadi perbincangan di berbagai media sosial. Pegi masuk dalam daftar tiga besar trending topik pada Jumat (24/05/2024) siang usai dicuitkan lebih dari 50 ribu kali. Netizen banyak mencuitkan tentang Pegi dan Perong sehingga pembahasan kasus Vina Cirebon trending topik selama dua hari terakhir.
Pengakuan ibu Pegi yang bernama Kartini baru-baru ini membuat kasus semakin panas. Salah satu utas yang membahas pernyataan Kartini viral usai dibaca lebih dari 1 juta kali. Kartini menyampaikan ulang pengakuan Pegi sehingga menghebohkan publik.
Menurut klaim Pegi, ia hanyalah 'tumbal' dalam kasus itu. Ibu dari tersangka menuturkan bahwa sang anak tak mengenal Vina dan Eky.
"Gi, apakah kamu pernah melakukan hal sekeji itu? Apa kamu kenal sama Eky dan Vina? Anak saya jawab 'Demi Allah, Demi Rasulullah Mak, saya tidak kenal sama yang namanya Eky dan Vina. Terus saya tidak melakukan hal sekeji itu'," kata Kartini, ibunda Pegi Setiawan alias Perong dikutip dari program Apa Kabar Indonesia Malam tvOne yang tayang pada Kamis (24/05/2024). Kartini juga menjelaskan bahwa Pegi siap mati syahid apabila ditumbalkan di kasus tersebut.
"Anak saya juga berpesan 'Mak jika nanti malam mama pulang, kalau saya tidak ada umur, saya minta maaf. Saya rela dan ikhlas Mak, jadi tumbal anak orang yang berpangkat. Saya nggak papa mati syahid. Saya nanggung dosa orang yang punya, saya orang nggak punya, nggak papa. Kalau itu semua tuduhan dijatuhkan kepada saya'. Anak saya berpesan begitu," imbuh Kartini.
Baca Juga: Pegi Ikhlas Jadi Tumbal Anak Orang Berpangkat, Ibunda: Dia Siap Mati Syahid
Dalam kronologi kasus Vina Cirebon, Pegi sempat menjalin kasih dengan Vina. Geng motor Pegi bertemu Vina dan Eki di jalan sehingga menimbulkan aksi penganiayaan, pemerkosaan, hingga pembunuhan.
Netizen sendiri menilai terdapat beberapa kejanggalan pada penangkapan Pegi. Mereka mempertanyakan apakah Pegi yang 'asli' masih berkeliaran di jalan atau tidak. Kehebohan tersebut membuat pembahasan Pegi trending di media sosial.
"Jadi tumbal anak berpangkat? Sebobrok itukah negeri ini? Baik itu keluarga korban atau pelaku yang salah tangkap semoga selalu ditabahkan dan luaskan rasa sabar di hatinya," kata @A**s_K*182.
"Asli gila sih ini, sampe sebegitunya. Ini emang alur yang dibuat biar publik bingung terus akhirnya bosen gak ngikutin kasusnya lagi apa gimana sih? Ribet banget asli," pendapat @o**hd*rst.
"Jadi dia tuh beneran Pegi atau bukan? Soalnya agak janggal selama 8 tahun nyari identitas Pegi tuh susah banget, kenapa seudah filmnya viral tiba-tiba banget semuanya ketemu," cuit @po**x*y.
"Janggal juga sih. Dulu ciri-ciri fisik rambut keriting kalau nggak salah ada tindik. Sekarang kok jadi lurus gitu," ungkap @sug**o**him.
Berita Terkait
-
Siapa Pemilik Warung Seblak Bangsat Seuhah? Viral Buka Loker 20 Orang, yang Datang 200an Pelamar!
-
Celetukan Kocak Pecinta Anime Melihat Pilar Cahaya Terekam di Langit Jepang
-
Viral Seorang Wanita Melamar Pacarnya di Seaworld, Netizen Malah Cibir: Cowoknya Nggak Mau Duluan?
-
Saksi Kunci Pembunuhan Vina Cirebon Diperiksa Berjam-jam, Ini Penjelasan Polisi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
XLSMART Sambut Putusan MK soal Kuota Hangus, Siap Hadirkan Layanan Seluler Lebih Transparan
-
Review Cashero: Menyajikan Konsep Heroik yang Unik dan Sangat Menghibur!
-
Isuzu Dukung Implementasi Zero ODOL Demi Keamanan dan Ketahanan Kendaraan
-
Anime Digimon Baru Resmi Diumumkan Jelang Anniversary ke-30, Tayang 2027
-
Dugaan Prajurit TNI Aniaya Brimob Hingga Tewas di Slipi, Mabes TNI: Pasti Diproses!
-
5 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Nineten Terbaik untuk Daily Run, Nyaman Dipakai Sesuai Review
-
Lewat Roadshow, OBAGI Medical Bawa Edukasi Medical-Grade Skincare di Foreverskin Clinic
-
Persija Tantang Persib di Semifinal Piala Presiden 2026, STY Utamakan Proses Ketimbang Gelar
-
Sunscreen Apa yang Bisa Memutihkan Wajah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik sesuai Review dan Harga
-
Gojek Salurkan 35.000 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Anak Mitra Driver di 100 Kota