Suara.com - TikTok dilaporkan sedang mengembangkan kloning algoritma untuk aplikasi versi Amerika Serikat. Hal itu dilakukan demi menghindari ancaman TikTok diblokir di AS.
Disebutkan kalau ByteDance selaku perusahaan induk TikTok membuat kloning algoritma dari aplikasi asli untuk menenangkan anggota parlemen AS yang ingin platform video pendek itu diblokir.
Kloning itu membuat TikTok secara efektif memisahkan versi aplikasinya di AS ketimbang platform asli, sebagaimana dikutip dari Tech Times, Minggu (2/6/2024).
Dengan kode ini, TikTok akan menjalani proses rumit untuk menghilangkan ikatan apa pun dengan operasi dan penggunanya di Tiongkok, yang membuatnya memutuskan ikatannya dari akarnya.
Namun hal ini dianggap sebagai tugas yang kompleks dan monumental bagi TikTok, karena kode algoritma itu dinilai rumit.
Proyek rahasia TikTok ini diperkirakan memerlukan waktu setahun untuk diselesaikan, sebelum akhirnya memisahkan kode versi China dan Amerika Serikat.
Diketahui TikTok terancam diblokir buntut Undang-Undang baru di AS. Regulasi ini memaksa TikTok untuk menjual aplikasinya dari China.
Jika tidak mau divestasi, maka TikTok terpaksa dilarang di Amerika Serikat. Alasan TikTok diblokir karena platform itu dianggap mengancam keamanan negara.
Namun TikTok sudah menggugat balik Pemerintah AS. Mereka menuding kalau regulasi itu bertentangan secara konstitusional dari Amandemen Pertama AS soal kebebasan berpendapat.
Baca Juga: Video Ini Buktikan Bahwa Emak-emak Memang Ras Terkuat di Bumi
Berita Terkait
-
Video Ini Buktikan Bahwa Emak-emak Memang Ras Terkuat di Bumi
-
Kisah Cinta Sule dan Santyka Fauziah, Ternyata Berawal dari Live TikTok
-
Permintaan Mobil Listrik Meningkat, Tesla Malah Terpuruk di Pasar Domestik AS
-
3 Cara Hapus Riwayat Pencarian TikTok, Bersih-Bersih Jejak
-
6 Hacks Makanan yang Pernah Viral di TikTok, Nyeleneh tapi Enak Juga
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
RedMagic Gaming Tablet 5 Pro Debut Mei, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Layar 185 Hz
-
Redmi Headphones Neo Muncul di Toko Online: Harga Kompetitif, Baterai Tahan 72 Jam
-
4 Tablet Terbaru Pesaing iPad Mini April 2026: Performa Kencang, AnTuTu Tembus 4 Juta
-
Harga Terjun Bebas! Ini 7 HP Flagship yang Turun Harga Drastis di April 2026
-
76 Kode Redeem FF Max Terbaru 26 April 2026: Klaim Bundel Gintoki dan VSK94 Undersea
-
iPhone 15 Bisa Dipakai sampai Tahun Berapa? Intip Harga Terbaru April 2026
-
Rincian Update Crimson Desert: Ada 3 Mode Baru dan Peningkatan Gameplay
-
HP Murah Realme C100 Series Bersiap ke Indonesia, Baterai Jumbo 7.000-8.000 mAh
-
Game Ragnarok Origin Classic Umumkan Update Sakura Vows, Ini Fitur Barunya
-
Assassins Creed Black Flag Resynced Rilis Juli 2026, Hadirkan Mekanisme Anyar