Suara.com - Iterasi terbaru, One UI 6.1, berfungsi baik dengan pengaturan default, namun kamu dapat meningkatkan kinerja perangkat dengan mengubah beberapa pengaturan.
Jadi, jika hp Samsung Galaxy berjalan lambat atau kamu ingin lebih mengoptimalkan kinerjanya, terapkan tips di bawah ini.
1. Hapus Bloatware
Ponsel Samsung memiliki bloatware (aplikasi yang tidak diinginkan), dan kamu tidak dapat menghapus instalannya menggunakan pendekatan biasa.
Mereka menghabiskan penyimpanan dan mungkin mengonsumsi sumber daya tambahan seperti RAM dan CPU.
Menghapus aplikasi yang tidak diinginkan ini akan mengosongkan penyimpanan dan sumber daya sistem, yang dapat digunakan oleh aplikasi penting untuk menawarkan kinerja yang lebih baik.
Salah satu cara termudah untuk menghapus bloatware di hp Samsung adalah dengan menggunakan Universal Android Debloater.
Kamu dapat mengunduhnya dari GitHub untuk PC atau Mac.
Langkah selanjutnya adalah menyiapkan ADB dan kemudian mulai menghapus bloatware.
Baca Juga: 10 HP Android Terkencang di Dunia Mei 2024, Tidak Ada Xiaomi-Samsung
Kamu dapat menemukan banyak panduan untuk prosedur langkah demi langkah dengan melakukan pencarian Google.
2. Aplikasi Tidur Nyenyak yang Tidak Digunakan
Aplikasi yang telah diinstal di hp Samsung tetapi tidak terlalu sering digunakan menghabiskan penyimpanan (tentu saja) tetapi juga menggunakan sumber daya sistem untuk melakukan sinkronisasi di latar belakang.
Bukan hanya performa, hal ini juga berdampak negatif pada masa pakai baterai.
Jika tidak dapat menghapus aplikasi tersebut, tambahkan aplikasi tersebut ke daftar tidur nyenyak untuk menghentikannya berjalan di latar belakang hingga kamu membukanya secara manual. Berikut cara melakukannya:
- Buka aplikasi Pengaturan.
- Ketuk Baterai dan klik Batas penggunaan latar belakang.
- Ketuk Aplikasi tidur nyenyak.
- Klik ikon “+” di bagian atas.
- Pilih aplikasi dan klik Tambah.
Aplikasi tidur nyenyak tidak pernah berjalan di latar belakang.
Berita Terkait
-
Bocoran Samsung Galaxy Z Fold6 Slim, Lebih Tipis Tanpa S Pen
-
Perbedaan HyperOS vs One UI, Kustomisasi hingga Fitur yang Memudahkan
-
2 Cara Ganti Tema di HP Samsung, Super Gampang!
-
Usai Samsung, Giliran Xiaomi Contek Iklan Viral iPad Pro 2024 Apple
-
Bocoran Harga Samsung Galaxy Ring, Bakal Ada Biaya Langganan?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Poco F8 Series Resmi Hadir di Indonesia, Naik Kelas Jadi The True Flagship
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?