Suara.com - Warga Jember sempat dibuat heboh dengan kemunculan awan berlubang pada hari Selasa, 4 Juni 2024 lalu. Berikut rangkuman fakta-fakta fenomena awan berlubang di Jember.
Fenomena yang kemudian menjadi viral itu tentu menimbulkan berbagai spekulasi dari mereka yang melihatnya langsung maupun melalui media sosial. Namun, apa sebenarnya penyebab fenomena awan berlubang? Berikut informasinya.
Fakta-fakta Terkait Fenomena Awan Berlubang di Jember
Penampakan awan berlubang terlihat di langit Jember, tepatnya Kecamatan Kaliwates. Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, BMKG menjelaskan bahwa ini merupakan fenomena yang bisa dijelaskan secara ilmiah.
1. Lebih Jelas Melalui Pesawat
Awan berlubang ini memiliki bentuk seperti celah pada awan. Biasanya, fenomena ini terjadi di lapisan awan altocumulus, diikuti oleh cirrocumulus dan kemudian stratocumulus.
Lubang pada awan ini akan lebih jelas jika dilihat melalui pesawat terbang ketika melewati lapisan kumuliform yang tipis dan memicu glasial.
Glasial akan membuat partikel awan yang berubah menjadi tetesan air membentuk es. Proses inilah yang menciptakan celah di awan.
"Bentuk sepertic elah pada awan tu paling sering ditemukan di lapisann awal altocumulus, diikuti oleh cirrocumulus lalu kemudian stratocumulus," ungkap Hukama Nur Akmal selak Forecaste BMKG Banyuwangi
2. Disebut Awan Cavum
Dalam dunia sains, lubang pada awan ini disebut awan cavum. Awan cavum dapat ditemukan di antara tiga jenis awan, yakni cirrocumulus, altocumulus, dan stratocumulus.
Meskipun terlihat unik, bahkan membuat beberapa orang ketakutan, fenomena ini tidak membahayakan lingkungan sekitarnya.
Baca Juga: Heboh Fenomena Awan Tak Biasa di Langit Jember, Seperti Perahu Nabi Nuh
3. Terbentuk karena Perbedaan Tekanan Udara
Hukmana Nur Akmal menyatakan bahwa fenomena langit berlubang disebabkan oleh perbedaan tekanan udara di ketinggian di bawah 2000 meter di atas permukaan laut.
Meskipun bisa menyebabkan turbulensi pesawat udara, fenomena ini tidak membahayakan.
4. Pengingat Alam
Jika dilihat sekilas, Anda mungkin menyadari bahwa bentuk lubang awan di Jember menyerupai liang kubur sehingga menciptakan kesan yang menyeramkan.
Namun, tenang saja, fenomena alam ini tidaklah berbahaya. Meski begitu, tak ada salahnya untuk menggunakannya sebagai pengingat supaya lebih dekat pada pemilik alam.
Demikian informasi mengenai fakta-fakta seputar awan berlubang yang terjadi di Jember
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Heboh Fenomena Awan Tak Biasa di Langit Jember, Seperti Perahu Nabi Nuh
-
Tiara Jember Park Waterboom, Cocok untuk Liburan bersama Keluarga di Akhir Pekan
-
Dira Park Ambulu Jember, Berenang hingga Berburu Kuliner dalam Satu Lokasi
-
Deretan Fakta Pilu Anak ODGJ di Jember yang Disebut Jadi PSK: Korban Mulut Jahat Tetangga
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Cara Baru Jaring Talenta Keamanan Siber lewat Turnamen Esports
-
Fosil Tyrannosaurus Rex Gus Jadi Rebutan Miliarder dan Ilmuwan, Harganya Tembus Jutaan Dolar AS
-
5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
-
ASUS Resmi Rilis Kontroler ROG Raikiri II Pro PC untuk Gamer Kompetitif
-
HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
-
Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat
-
Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?
-
Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet
-
30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus
-
Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa