Suara.com - Tecno Pova 6 dipastikan meluncur ke Indonesia pada 13 Juni 2024 mendatang. Ini adalah HP murah untuk segmen gamers di Indonesia.
PR Manager TECNO Indonesia, Anthoni Roderick menyatakan, HP gaming ini membawa sejumlah peningkatan fitur dari Tecno Pova seri sebelumnya. Dengan inovasi terbaru dan performa yang lebih tangguh, TECNO POVA 6 menjadi pilihan utama bagi mereka yang menginginkan pengalaman gaming maksimal tanpa hambatan.
“TECNO POVA 6 menjawab kebutuhan pasar akan ponsel yang kuat, andal, dan sesuai dengan gaya hidup modern, terutama bagi para penggemar gaming," kata Anthoni dalam siaran pers, dikutip Minggu (9/6/2024).
Dari sisi desain, TECNO POVA 6 mengusung Dynamic-Tech Design yang merupakan desain mecha terbaru. Ada pua Dynamic-MiniLED Light Effect, lampu LED khas seri POVA dengan lebih dari 30 pilihan cahaya.
Layaknya HP gaming, lampu LED ini akan menyala untuk berbagai skenario seperti panggilan, notifikasi, pemutaran musik, hingga pengisian daya.
TECNO POVA 6 juga memiliki bodi yang lebih ramping 12,4 persen dari seri sebelumnya, di mana ketebalan smartphone ini hanya 7,88mm.
Salah satu fitur yang diandalkan di TECNO POVA 6 yakni teknologi Super-Endurance Power, di mana ini pertama kalinya hadir di seri POVA. Fitur ini hadir bersama kapasitas baterai 6.000mAh yang
masih bisa digunakan untuk menelepon selama 20 menit pada sisa baterai 1 persen.
Baterai TECNO POVA 6 dilengkapi dengan Ultra Charge 70 Watt yang diklaim mampu mengisi baterai 50 persen dalam waktu 20 menit saja. Ada pula fitur Battery Life Protection yang membuat penggunaan baterai tetap aman walau sudah digunakan selama lima tahun.
Layaknya HP gaming, ada pula fitur pendingin bernama POVA SuperCooled System 1.0 untuk memastikan stabilitas suhu saat penggunaan TECNO POVA 6 walau pada saat aktivitas yang berat.
Baca Juga: HP Gaming Murah Anyar, Tecno Pova 6 Siap Masuk ke Indonesia
TECNO POVA 6 juga membawa layar AMOLED berukuran 6,78 inci, refresh rate 120Hz, dan mampu mencapai 90 FPS untuk bermain game Mobile Legends hingga Free Fire. Di bagian mesin ada chipset MediaTek Helio G99 Ultimate yang dipadukan dengan RAM hingga 24 GB.
Berita Terkait
-
HP Gaming Murah Anyar, Tecno Pova 6 Siap Masuk ke Indonesia
-
Tanggal Perilisan POCO M6 4G Terungkap, Jadi HP Murah Baru
-
Perbandingan Chipset MediaTek Helio G99 vs Snapdragon 680, Dapur Pacu HP Murah
-
4 Rekomendasi HP Murah Mirip iPhone, Termasuk Realme C63 Terbaru
-
Tecno Phantom V2 Flip Kantongi Sertifikasi FCC, Bawa Tampilan Futuristik Begini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI