Oppo Reno12 biasa memiliki kamera utama dan ultra lebar yang sama, tetapi tidak memiliki telefoto (sebagai gantinya ia memiliki modul makro 2MP).
Kamera selfienya memiliki sensor 32MP (1/1,31”) dan kabar baiknya adalah lensa 21mm tetap mempertahankan autofokus deteksi fase (jarang bahkan pada ponsel andalan).
Ponsel ini memiliki fitur berbasis AI seperti AI Clear Face, yang menyempurnakan kontur wajah, rambut, dan alis.
AI Best Face memastikan semua orang yang mengambil gambar dapat membuka mata mereka. Oppo juga memperbarui AI Eraser.
Untuk teks dan ucapan, terdapat AI Toolbox yang terdiri dari AI Write, AI Speak, dan AI Summary, yang memanfaatkan model Gemini Google.
Aplikasi Perekaman memiliki fitur Ringkasan Rekaman AI yang membuat ringkasan teks dan mengaturnya menjadi catatan yang menyorot daftar tugas, waktu, lokasi, dan informasi penting lainnya.
Kedua ponsel ditenagai baterai 5.000mAh dengan pengisian daya SuperVOOC 80W – 1 persen hingga 49 persen dilakukan dalam 18 menit, pengisian penuh hingga 100 persen dapat dicapai dalam 46 menit.
Perhatikan bahwa tidak ada model yang dikirimkan dengan pengisi daya.
USB-PD didukung, tetapi hanya hingga 55W, jadi akan lebih lambat.
Baca Juga: Saingi Ketangguhan Oppo A96? Oppo A3 Pro 5G Kantongi Sertifikasi di Indonesia
Reno12 Pro lebih ramping pada 7,40/7,45mm (Nebula Black/Nebula Silver), tetapi sedikit lebih berat pada 180/181g.
Model biasa memiliki ketebalan 7,6mm dan berat 177g untuk kedua jalur warnanya.
Keduanya diberi peringkat IP65 untuk ketahanan terhadap debu dan air.
Oppo memperkenalkan BeaconLink, yang menarik.
Teknologi ini memungkinkan panggilan suara tanpa jangkauan seluler atau berlangganan hingga 200m dengan menggunakan protokol kepemilikan melalui Bluetooth.
Ini mengubah Oppo Reno12 dan Reno12 Pro menjadi walkie-talkie berteknologi tinggi.
Oppo Reno12 berharga 500 Euro atau sekitar Rp8,79 juta (12/256GB) dan akan tersedia pada 25 Juni.
Sedangkan Oppo Reno12 Pro berharga 600 Euro atau senilai Rp10,55 juta (12/512GB) dan segera dijual.
Berita Terkait
-
Oppo A3 Pro Jadi HP Tahan Banting Selanjutnya di Indonesia, Viral Lagi?
-
Meluncur Juni 2024, Oppo F27 Pro Plus Bawa Spesifikasi Premium?
-
Jelang Peluncuran, Spesifikasi Oppo F27 Pro Penting Beredar
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Oppo A60, HP Tahan Banting Rp 2 Jutaan
-
Oppo Reno12 F Siap Debut di Pasar Global, Dukung Fast Charging 45 W
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan