Suara.com - Menjadwalkan postingan di media sosial membantu pengguna merencanakan berbagai hal, memprioritaskan postingan, dan bekerja secara efektif. Terkadang, pengguna juga ingin melakukan hal tersebut di WhatsApp.
Untungnya, pengguna dapat menjadwalkan pesan di WhatsApp menggunakan aplikasi pihak ketiga.
Pasalnya, aplikasi perpesanan instan milik Meta tidak memiliki fitur tersebut secara langsung. Namun, ada beberapa aplikasi pihak ketiga yang akan membantu pengguna mengelola dan merencanakan postingan di WhatsApp.
Aplikasi pihak ketiga seperti WhatsApp Scheduler, Do It Later, SKEDit, dan lainnya memungkinkan pengguna menjadwalkan pesan teks, foto, dan video di WhatsApp. Pengguna dapat menjadwalkan pesan jika pengguna menggunakan WhatsApp untuk bisnis.
Ada beberapa aplikasi yang dapat membantu menjadwalkan pesan WhatsApp dan salah satunya dapat ditemukan di Google Play Store dan App Store. Berikut adalah panduan langkah demi langkah bagaimana pengguna dapat menjadwalkan pesan apa pun di WhatsApp menggunakan SKEDit:
Cara menjadwalkan pesan WhatsApp
- Buka Play Store atau App Store dan cari SKEDit.
- Unduh aplikasinya dan daftar menggunakan Facebook atau buat akun baru.
- Sekarang isi nama, email dan kata sandi pengguna dan klik Create account.
- Selanjutnya, pengguna harus memverifikasi alamat email dengan menambahkan kode yang diterima di email.
- Setelah verifikasi, pengguna akan melihat halaman Add services. Klik WhatsApp.
- Aktifkan izin aksesibilitas untuk SKEDit.
- Sekarang pilih kontak WhatsApp yang ingin pengguna jadwalkan pesannya.
- Tambahkan semua detail, tanggal, waktu dan jadwal. Pesan akan dikirim ke kontak tersebut pada hari yang dijadwalkan.
Pengguna juga dapat mengaktifkan 'Tanya saya sebelum mengirim' jika pengguna ingin meninjau pesan pada tanggal yang dijadwalkan. Aplikasi akan mengirimi pemberitahuan untuk meminta izin mengirim pesan diperlukan.
Itulah cara mudah untuk menjadwalkan pesan di WhatsApp.
Baca Juga: 5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan di WhatsApp
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI