Suara.com - Ring Back Tone (RBT), yang dalam bahasa Indonesia disebut nada sambung pribadi NSP, adalah suara yang didengar oleh penelepon saat menunggu panggilan diangkat oleh orang yang dihubungi. Jadi, ketika kamu menelepon seseorang, bunyi "tut tut tut..." yang kamu dengar sampai orang tersebut menjawab telepon adalah nada sambung standar.
RBT atau NSP ini memungkinkan kamu untuk mengganti nada sambung tersebut dengan suara lain, misalnya lagu kesukaan kamu, salam sapa, atau bunyi-bunyian lainnya.
Biaya langganan NSP di Indonesia tidak seragam untuk semua provider dan tergantung pada lamanya berlangganan. Umumnya, biaya RBT berkisar Rp 3.500 tergantung provider dan durasi berlangganan (misal: 3 hari, 14 hari, atau 30 hari).
Sejumlah operator seluler atau provider telah mematikan layanan RBT mereka, slaah satunya XL Axiata sejak 2023 silam. Namun masih ada yang menjalankan program langganan NSP, seperti Telkomsel.
NSP Telkomsel masih beroperasi bahkan terus menambah koleksi lagu dengan bekerjasama dengan para musisi dan perusahaan musik lainnya.
Namun buat kamu yang ingin berhenti berlangganan layakan tersebut, ada cara-cara yang bisa dilakukan. Berikut cara berhenti langganan NSP Telkomsel dan provider lainnya yang tim Suara.com rangkum untuk kamu.
5 Cara Berhenti Langganan NSP Telkomsel
Melalui Aplikasi MyTelkomsel
Langkah pertama adalah dengan menggunakan aplikasi MyTelkomsel yang dapat diunduh dari toko aplikasi resmi.
Baca Juga: Berteknologi AI, Ted Siap Bantu Tingkatkan Layanan Bisnis
Setelah mengunduh dan membuka aplikasi, cari opsi "Pengaturan Nada Sambung Panggilan" atau "NSP" di menu atau pengaturan aplikasi.
Di sana, kamu akan menemukan pilihan untuk menonaktifkan NSP atau mengubah pengaturan NSP menjadi default.
Melalui Pengaturan Ponsel
Cara kedua adalah melalui pengaturan ponsel kamu. Buka pengaturan ponsel dan cari opsi "Panggilan" atau "Pengaturan Panggilan". Di dalamnya, kamu akan menemukan opsi "Nada Sambung Panggilan" atau "NSP".
Pilih opsi tersebut dan nonaktifkan atau atur ulang pengaturan NSP menjadi default.
Mengirim SMS ke 1212
Tag
Berita Terkait
-
Berteknologi AI, Ted Siap Bantu Tingkatkan Layanan Bisnis
-
Telkomsel Gandeng Tencent Cloud dan MCASH, Adopsi Teknologi Pemindaian Telapak Tangan
-
Cara Beli Paket Darurat Telkomsel, Bisa Bayar Nanti!
-
Telkomsel Hadirkan Fita di IndiHome TV, Hidup Sehat Tanpa Keluar Rumah
-
Dunia Games Versi Terbaru dengan Fitur Live Streaming, Main Game Makin Interaktiif
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional