Suara.com - Kecanduan menggunakan smartphone tentu dialami Sebagian orang di Dunia. Kisah menginspiratif datang dari Amerika Serikat.
Kita semua merasa khawatir ketika ponsel memberi tahu kita berapa banyak waktu yang kita habiskan untuk terpaku pada layar selama seminggu terakhir.
Menyadur dari Unilad, seseorang bisa menghabiskan rata-rata empat setengah jam sehari di ponsel.
Seorang wanita di California Bernama Caroline Cadwell menjelaskan bahwa dia mengganti ponsel cerdasnya dengan 'dumbphone' yang hanya bisa mengirim pesan teks dan menelepon sebagai upaya untuk mengurangi waktu pemakaian perangkatnya.
Diketahui Doomscrolling, istilah yang diciptakan pada tahun 2018 untuk mencerminkan waktu berlebihan yang dihabiskan orang untuk menelusuri berita atau konten di ponsel mereka, menjadi hal yang terlalu berat bagi setelah dia menyadari bahwa dia telah kehilangan kendali atas sebagian hidupnya.
"Saya meninggalkan pekerjaan karena kelelahan, dan menghabiskan hampir tiga bulan dalam apa yang saya gambarkan sebagai mode zombie."
Cadwell menjelaskan bahwa dia memutuskan untuk beralih setelah menghabiskan satu musim panas sepenuhnya tenggelam dalam ponsel pintarnya - sedemikian rupa sehingga dia mengajak anjingnya berjalan-jalan dan tidak ingat ke mana dia berjalan.
Dia melanjutkan: "Saat itu musim panas, dan saya hampir tidak mengingatnya - saya tidak melakukan apa pun. Saat itulah saya hampir kehabisan waktu dan merasa lebih baik sehingga saya mulai merenungkan apa, tentang kelelahan saya, yang berada dalam kendali saya, dan faktor terbesar yang berkontribusi adalah kurangnya batasan dalam pekerjaan."
Berbicara tentang bagaimana hidupnya telah berubah, dia menambahkan: "Ruang dan waktu, begitulah cara saya menggambarkannya. Sungguh menakjubkan betapa banyak manfaat yang dapat diperoleh hubungan Anda dengan melepaskannya."
Baca Juga: Kolaborasi Eksklusif Menghadirkan Smartphone dengan Elemen Sport Car
Sejak kebangkitannya, Cadwell telah meluncurkan 'Unpluq', sebuah aplikasi yang mengunci aplikasi lain di ponsel cerdas Anda untuk mencegah doomscrolling sehingga orang dapat menggunakan ponsel mereka dengan cara yang lebih sehat.
Selain sebuah aplikasi, layanan ini juga telah meluncurkan tag fisik yang dapat digunakan untuk membuka kunci aplikasi dengan mengetuk ponsel cerdas Anda.
Cadwell berkata: "Saya pikir orang-orang mulai menyadari bahaya media sosial dan ponsel pintar dalam skala besar - sangat sedikit yang menurut saya akan berpendapat bahwa hal tersebut 100 persen baik bagi kita, atau bahwa media sosial hanya baik.
“Apakah ada ruang bagi lebih banyak orang untuk mengambil tindakan lebih banyak? Tentu saja, dan kita mulai melihatnya, tapi saya pikir generasi muda akan memimpin dalam memiliki hubungan yang berbeda dengan ponsel pintar mereka sejak awal.”
Ganggu Kejiwaan
Dikutip dari ANTARA, Smartphone dan tablet dapat menyebabkan sejumlah problem kesehatan mulai dari masalah postur hingga yang terkait kejiwaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali