Suara.com - Seorang pakar keamanan siber telah mengeluarkan peringatan terhadap orang-orang yang dengan mudahnya memindai kode QR tanpa benar-benar berpikir Panjang.
Diketahui, penggunaan kode QR marak dilakukan saat pandemi COVID-19. Hal itu untuk menghindari penyebaran virus ganas tersebut.
Bahkan kode QR kini dipakai untuk memilih menu makanan dan system pembayaran.
Tujuan awal itu digunakan untuk menghindari kerumunan an antrean yang terlalu Panjang.
Meskipun banyak dari kita yang menggunakan kode QR tanpa terlalu memikirkannya, pakar keamanan siber Adrianus Warmenhoven dari NordVPN atau penyedia layanan jaringan telah menjelaskan mengapa kita semua harus lebih berhati-hati.
Dikutip dari Unilad, Warmenhoven memperingatkan bahwa kode QR bisa 'dengan mudah ditumbangkan' tapi apa artinya ini?
"Misalnya, Anda berada di sebuah restoran dan saya melihat banyak restoran yang hanya memiliki kode QR sebagai stikernya. Sebagai seorang penyerang, saya mungkin tidak bisa membuat stiker di meja pada saat itu, tapi saya bisa memotretnya dan kemudian dengan harga hampir satu pon - harganya sangat murah - saya bisa membuat stiker QR saya sendiri yang memiliki format persisnya, warnanya, dll. [...] dan saya dapat memasukkan URL saya sendiri ke dalamnya," ujarnya dikutip pada Kamis (11/7/2024).
Pakar menjelaskan jika seseorang memiliki 'browser yang belum ditambal' atau browser yang memiliki kerentanan dan kode QR membawa Anda ke browser ponsel Anda, yang membawa Anda ke halaman yang ditautkan oleh penyerang, maka penyerang dapat 'mengambil alih dan menginfeksi sistem. ' di perangkat Anda.
Dan ada alasan yang lebih mengkhawatirkan lagi mengapa semua ini begitu menakutkan.
Warmenhoven menjelaskan bahwa pelanggan 'tidak akan curiga ada sesuatu yang tidak biasa' bahkan setelah penyerang mengambil alih dan menginfeksi ponsel mereka.
Baca Juga: Berharap Rezeki Nomplok Tapi Malah Data Pribadi Dicuri atau Rekening Disedot? Jangan Sampai Deh!
"Mungkin perlu waktu lama bagi Anda untuk mengetahui bahwa Anda telah terinfeksi dengan menggunakan kode QR itu."
"Dan meskipun Anda mungkin merasa sudah berhati-hati dalam hal keamanan ponsel Anda, Warmenhoven mencatat bahwa jika Anda mengunjungi suatu tempat yang Anda 'percayai' maka kemungkinan besar Anda juga sering 'secara implisit memercayai' kode QR apa pun yang Anda lihat di situs tersebut," jelasnya.
Namun, hal ini tidak seharusnya membuat Anda berhenti menggunakan kode QR sepenuhnya, karena Warmenhoven menyatakan bahwa Anda harus 'lebih waspada' dan 'memperlakukannya seperti Anda memperlakukan tautan lainnya'.
"Cara terbaik adalah menggunakan kamera Anda, bukan browser Anda secara langsung, atau periksa apakah browser Anda akan menampilkan tautannya sebelum Anda melanjutkan," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten