Suara.com - Sebagai perusahaan teknologi global terkemuka, Xiaomi telah dikenal dengan sistem operasinya yang menawarkan kustomisasi, MIUI.
Oleh karena itu, ketika Xiaomi memutuskan untuk mengubah nama MIUI menjadi HyperOS pada 31 Oktober 2023, pengumuman tersebut membuat sebagian besar pengguna heboh.
Dilansir dari Xiaomi Time pada Jumat (19/7/2024), ini dimulai dengan rencana untuk mengubah nama MIUI menjadi MiOS. Namun, upaya rebranding ini menemukan masalah karena Xiaomi tidak bisa mematenkan nama MiOS akibat terlalu mirip dengan awalan iOS, hanya berbeda satu huruf.
Kemiripan yang luar biasa ini akhirnya membuat kantor paten was-was karena menganggap nama-nama tersebut akan menimbulkan kebingungan dan lebih banyak perselisihan mengenai hukum.
Namun, Xiaomi tidak sepenuhnya membuang esensi asli MiOS. Pemeriksaan lebih lanjut terhadap kode sumber HyperOS sebenarnya mampu mengidentifikasi banyak contoh di mana nama MiOS masih ditemukan.
Transisi dari MiOS ke HyperOS tidak hanya menghindari terjeratnya hukum, namun juga guna mencirikan sistem operasi dengan identitas yang unik dan berkarakter.
Penamaan sistem operasi baru tersebut dimaksudkan untuk memberikan penekanan pada fitur-fitur dinamis dan serbaguna. Nama tersebut menekankan cita-cita perusahaan untuk membuat sistem yang bekerja dengan baik tanpa gangguan di semua platform dan perangkat.
Xiaomi HyperOS akan mengubah pengalaman pengguna dengan mengintegrasikannya antara rumah, mobil, dan ponsel.
Peluncuran HyperOS adalah contoh nyata lainnya yang menegaskan kembali fakta bahwa Xiaomi terus memberitakan pesan revolusi di bidang teknologi.
Baca Juga: Pertumbuhan Pasar Xiaomi Naik Signifikan pada Q2 2024, Tempel Ketat Apple
Perubahan nama dari MIUI ke Xiaomi HyperOS tidak hanya berarti penggantian nama, tetapi juga penyelarasan strategis dari kemunculan pertama dan penegasan atas langkah tegas yang lebih dinamis dan terintegrasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Realme Neo8 Resmi Meluncur, HP Flagship Gaming dengan Snapdragon 8 Gen 5 dan Desain RGB Transparan
-
Terpopuler: HP Baterai 6500 mAh mulai Rp1 Juta, Smartwatch Spek Militer Canggih
-
iPhone 12 Turun Harga Gila-Gilaan di Januari 2026, Cek Daftar Harga Terbaru
-
REDMI Note 15 Series Debut di Indonesia,Performa HP Flagship dengan Ketahanan Ekstrem
-
52 Kode Redeem FF Terbaru 22 Januari 2026, Hadir Ryomen Sukuna Bundle dan Efek Knock Musuh
-
Editor PDF Terbaik 2026: Solusi Dokumen Modern
-
30 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari 2026, Ada 20.000 Gems dan Pemain TOTY
-
7 HP Layar Lengkung RAM 8 GB Baterai Badak Paling Worth It, Harga Cuma Rp2 Jutaan
-
5 HP Rp2 Jutaan Ini Punya Kamera 108MP, RAM 8 GB Lega dan Layar AMOLED Premium!
-
4 Tablet Murah Chipset Helio Rp2 Jutaan, Ngebut buat Gaming dan Multitasking