Suara.com - Belum lama ini, cuitan salah satu netizen di X mencuri perhatian. Dalam cuitannya, netizen ini menemukan sebuah kuitansi bermeterai yang dipakai untuk membungkus gorengan yang ia beli seharga Rp 5.000 ini.
"Beli gorengan Rp 5 ribu bonus invoice Rp 181 juta, mana masih ada meterainya wkwk" tuli pemilik akun @mmaryasir.
Dalam cuitan tersebut, nampak sejumlah gorengan yang dibeli oleh netizen ini. Gorengan-gorengan tersebut kemudian dibungkus di dalam kantong kertas berwarna putih.
Netizen ini juga terkejut ketika melihat bahwa kertas bungkusan gorengan yang dipakai tersebut adalah sebuah kuitansi bukti pembayaran biaya senilai Rp 181 juta. Kuitansi ini memiliki meterai yang disematkan di kolom tanda tangan.
Temuan ini langsung saja menjadi viral di X hingga menuai berbagai komentar dari netizen. Banyak yang mencoba untuk menelusuri asal kuitansi bermeterai yang dipakai untuk bungkus gorengan ini.
Salah satu netizen dengan akun @wennyreads menyebut jika bungkusan gorengan tersebut benar adalah kuitansi dan bukan invoice. Diduga kuitans ini berasal dari SPJ pengadaan. Berdasarkan keterangan kuitansi, surat ini diduga berasal dari Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kota Bandung.
"Ini kuitansi (bukan invoice), dan karena kuitansinya bermeterai (berarti arsip SPJ pengadaan), maka yang menjual kertas-kertas ini ke mamang tukang kiloan adalah Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkot Bandung, bukan vendor" tulisnya.
Setelah menjadi viral di X, cuitan mengenai asal kuitansi bermeterai yang dipakai bungkus gorengan ini langsung menuai berbagai komentar dari netizen.
"Heh, kalau gitu berarti tetap aja dinasnya menyalahi aturan. Karena seharusnya arsip yang retensinya sudah habis itu dilakukan pemusnahan arsip yang dijual" balas netizen.
Baca Juga: Detik-detik Menegangkan Pesawat Saurya Airlines Jatuh di Nepal, Petugas Bandara Hanya Bisa Terdiam
"Dapat ilmu lagi dari perkara bungkus gorengan" komentar akun lainnya.
"Kominfo? Gak fisik, gak digital, butut amat yak kemampuannya" ungkap netizen.
Berita Terkait
-
3 Produk Sunscreen yang Viral di TikTok, Ada Punyamu?
-
Sampai Terpental! Viral Pemotor Nekat Tabrak Polisi di Lampu Merah, Netizen Curiga: Mungkin Bawa Barang Haram Pak
-
Bikin Tepok Jidat! Pria Pakai OTTD Kece Kepergok Curi Sepatu Adidas di Musala: Tampang Ganteng tapi Nyolong!
-
Video Kepanikan Terjadi Saat RS Citra Arafiq Kebakaran, Pasien Langsung Dievakuasi ke Masjid
-
Air Mata Bahagia Mengalir, Wanita Tunawisma Akhirnya Punya Rumah Baru Berkat Orang Ini
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
-
Servis Elektronik Kini Bisa Dipantau Real Time Cukup dari Platform
-
Caviar iPhone 17 Pro Valentine Edition Rilis: iPhone Termahal 2026 Berlapis Berlian
-
Kenapa HP Muncul Iklan Terus? Ini 3 Rekomendasi Ponsel Bebas Iklan!
-
Bigmo Anak Siapa? Ferry Irwandi Panen Kritik Usai Undang Anak Koruptor ke Podcast
-
4 Game Baru Sega Siap Rilis hingga Maret 2027, Ini Bocorannya
-
67 Kode Redeem FF Terbaru 15 Februari 2026: Sikat Skin Angelic, Time Skipper, dan Diamond
-
7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
-
Cari HP Rp1 Jutaan yang Bagus untuk Main Game? Ini 7 Pilihan yang Bisa Jadi Andalan
-
POCO X8 Pro Max Lolos Sertifikasi IMDA dan TKDN, Bersiap ke Pasar Asia Tenggara