Suara.com - Seorang pemotor pria nekat menabrak anggota polisi saat bertugas di jalan raya. Aksi nekat pemotor tabrak polisi itu pun viral setelah video amatir milik warga beredar di media sosial.
Berdasar narasi dalam video yang dibagikan akun Instagram, @jokersupriadi, peristiwa pemotor tabrak polisi itu terjadi saat Polres Berau sedang melaksanakan sosialisasi "Keselematan Berlalulintas" di Simpang 4 Durian II - Durian III, Kalimantan Timur, Kamis (25/7/2024).
Dalam unggahan video itu, seorang pemotor pria tiba-tiba menerobos sebuah lampu merah saat beberapa polisi sedang bertugas. Bahkan, pemotor itu nekat menabrak salah satu polisi.
"Salah satu pengendara yang melintas menerobos lampu merah dan pada saat diberhentikan pengendara berusaha ingin kabur dan menabarak petugas Polres Sat Lantas Berau," demikian keterangan akun tersebut dikutip dari Suara.com, Kamis (25/7/2024).
Tampak sejumlah polisi lainnya berusaha menangkap pemotor tersebut. Meski sempat terjatuh, pemotor itu sempat berusaha kabur dengan menggunakan motornya. Namun, salah satu polisi akhirnya berhasil menyergap pemotor itu.
Walau sudah ditangkap, pemotor itu sempat beberapa kali melakukan perlawanan kepada petugas.
Namun, akhirnya pemotor itu menyerah. Setelah ditangkap, pemotor itu pun akhirnya dibawa ke tepi jalan sembari interogasi. Diduga, pemotor itu nekat menerobos lampu merah hingga menabrak polisi karena takut ditilang.
Sontak aksi nekat pemotor yang menabrak polisi itu ramai menjadi sorotan netizen. Kebanyakan netizen mencurigai aksi nekat pemotor itu karena membawa narkoba.
"Positif thinking aja mungkin dia bawa barang terlarang pak," tulis salah satu netizen.
Baca Juga: Kumpul Kebo! JK Tega Bunuh Pacarnya karena Tak Masak di Rumah
"Ga mau suudzon tapi sampe segitunya menghindar, padahal bisa dihadapi aja lah dulu. Kena tilang ya udah resiko kalo surat ga lengkap," timpal yang lain.
"Bawa sabu itu jangan-jangan," curiga netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Kumpul Kebo! JK Tega Bunuh Pacarnya karena Tak Masak di Rumah
-
Bikin Tepok Jidat! Pria Pakai OTTD Kece Kepergok Curi Sepatu Adidas di Musala: Tampang Ganteng tapi Nyolong!
-
Diusir Massa, Jemaat Gereja Thesalonika di Tangerang Dilarang Beribadah hingga Diolok-olok: Kok Berdoa Ngontrak Sih?
-
Viral Mencak-mencak Ngaku Lurah, Anggota Ormas Ancam Usir Warga usai Laporkan Kasus Pungli Sekolah
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Kuasa Hukum Lee Kah Hin Optimistis Raih Keadilan dalam Praperadilan Kasus Sumpah Palsu
-
Anak-anak Papua Antusias Sambut Speed Boat Pengantar Makan Bergizi Gratis di Danau Sentani
-
Jelang Lebaran, Prabowo Larang Keras Menteri dan Pejabat Gelar Open House Mewah
-
YLBHI: Negara Wajib Ungkap Pelaku Teror Andrie Yunus dan Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan
-
Prabowo - Gibran Zakat di Istana! Baznas Gaspol Kejar Target Rp60 Triliun Demi Berantas Kemiskinan
-
Posko THR Kemnaker Terima 1.134 Konsultasi, Hari Ini Layanan Aduan Mulai Dibuka
-
Perjuangan HAM Tak Berhenti Usai Penyerangan Andrie Yunus, KontraS: We keep moving forward, Tatakae!
-
Ajak Warga Ikut Bongkar Pelaku Teror Air Keras Aktivis KontraS, Polri: Identitas Kami Lindungi
-
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Diduga Terkait Penerimaan dari Sejumlah Proyek
-
Cegah Kecelakaan Saat Mudik, Kemnaker Periksa Kesehatan dan Kelelahan Pengemudi di 6 Kota