Suara.com - Google mengumumkan bahwa mereka telah meluncurkan fitur 'Sedang Trending' di Indonesia. Salah satu fitur pada Google Trends tersebut memudahkan pengguna untuk mencari topik yang sedang trend di Google.
Sebagai informasi, Google Trends merupakan salah satu tools yang digunakan oleh para blogger hingga pekerja media dalam mencari topik tertentu.
Platform menghadirkan grafik statistik pencarian web yang menampilkan popularitas topik pencarian pada kurun waktu tertentu. Hasil dapat ditampilkan menurut kota, wilayah atau bahasa.
Sedang Trending dan Trending Now secara realtime sebelumnya telah hadir di Amerika Serikat dan Eropa. Google lantas menghadirkan fitur tersebut ke Indonesia pada Agustus 2024.
Masyarakat awam bisa memanfaatkan fitur tersebut untuk mencari isu apa yang sedang panas pada saat ini. Kalian dapat mengunjungi laman Google Trends (trends.google.co.id) > Trending Now (Sedang Trending) > cari topik berdasarkan empat jam terakhir hingga 7 hari terakhir.
"Google meluncurkan Sedang Trending di Indonesia untuk membantu Anda memanfaatkan Google Trends dengan lebih maksimal. Kini Anda dapat memantau tren secara langsung berkat forecasting engine baru Google yang mampu menghadirkan data lebih cepat. Fitur baru ini memungkinkan Anda mengeksplorasi tren di 125 negara dan wilayah, serta merinci data yang Anda dapatkan secara lebih dalam. Anda pun akan selalu siap menanggapi tren, baik yang sedang terjadi saat ini maupun yang baru muncul," tulis Google melalui keterangan resminya, Selasa (13/08/2024).
Teknologi mutakhir forecasting engine diklaim dapat mendeteksi tren baru 10 kali lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Data akan diperbarui rata-rata setiap 10 menit, sehingga Anda dapat langsung melihat lonjakan penelusuran tertentu di Google Search yang sedang terjadi.
Sedang Trending juga memungkinkan Anda menemukan konteks paling penting dan relevan secara jelas. Sekarang Anda bisa melihat informasi yang lebih mendetail tentang suatu tren, termasuk kapan tren itu muncul, berapa lama sudah berlangsung, serta artikel berita terkait.
Anda juga bisa melihat grafik yang menunjukkan minat penelusuran di Google Search dari waktu ke waktu. Bahkan, Anda dapat membandingkan beberapa tren dan dengan mudah mengekspor datanya untuk dianalisis lebih jauh.
Baca Juga: Menikah Tahun Ini, Simak Tren Pernikahan Terbaru: Pilih Simple Atau Unik?
Dengan tab filter yang telah didesain ulang, Anda dapat mengelola tampilan hasil tren, termasuk menghilangkan tren yang sudah turun sehingga hanya melihat tren yang masih aktif. Terdapat menu drop-down lokasi untuk memberi Anda informasi yang spesifik dari area tertentu, dan Anda juga bisa menjelajahi tren menurut berbagai opsi rentang waktu yang tersedia, dari 4 jam, 24 jam, 48 jam, hingga 7 hari terakhir.
Berita Terkait
-
Awal Mula Tren "Gak Bisa Yura" yang Viral di TikTok, Ini Artinya
-
Reaksi Google Soal Heboh Pemalsuan Data Google Bisnis di Hotel-Hotel Indonesia
-
Bagaimana Generative AI Art Mengubah Lanskap Kreativitas Digital di 2024
-
Indosat Gandeng Google Cloud Siap Hadirkan Penyimpanan Data Diklaim Paling Ketat di Indonesia
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
Ada PP Tunas, Mendagri Janjikan Insentif ke Pemda Jika Batasi Anak Main Medsos
-
Bukti Potong Tak Muncul di Coretax? Ini 5 Penyebab dan Solusi Praktisnya
-
Jadwal Update 64 HP Xiaomi yang Menerima HyperOS 3.1, Lengkap Penjelasan Fiturnya
-
Cara Pakai Google Maps Offline, Tetap Bisa Navigasi saat Mudik Tanpa Internet
-
HyperOS 3.1 Mulai Digulirkan, Ini Daftar HP Xiaomi yang Kebagian Update
-
Berapa Tahun HP Dapat Bertahan? Ini 4 Rekomendasi yang Awet Rp2 Jutaan
-
7 Aplikasi Pantau Kemacetan Mudik Lebaran 2026 Selain Google Maps
-
7 Hero Mobile Legends Paling Kuat dan Mematikan, Suyou dan Zhuxin Tak Terbendung
-
Meriahkan Hari Mario, Game Baru Yoshi Bakal Hadir ke Switch 2 Sebentar Lagi
-
4 Rekomendasi HP realme Paling Awet untuk Penggunaan Jangka Panjang