Suara.com - Baik Jess No Limit dan Atta Halilintar dikenal melalui konten-konten yang mereka unggah di YouTube. Meski menyasar pasar yang berbeda, namun keduanya hingga kini masih aktif dalam mengunggah video YouTube.
Tak heran jika beberapa orang penasaran dengan pendapatan YouTube yang diterima Jess No Limit dan Atta Halilintar dari platform tersebut.
Menurut laman Social Blade, Atta Halilintar membuat akun YouTube miliknya terlebih dahulu, yaitu pada 26 Januari 2014. Kemudian Jess No Limit membuatnya pada 7 September 2017.
Namun menariknya, jumlah subscriber yang dikumpulkan Jess No Limit jauh lebih banyak dibandingkan Atta Halilintar, yaitu sebanyak 51 juta pengikut. Sedangkan akun YouTube suami Aurel Hermansyah itu hanya memiliki 31,5 juta.
Dalam kurun waktu tersebut, Atta Halilintar sendiri mengunggah konten video lebih banyak, yakni 4.252 konten jika dibandingkan Jess No Limit hanya 3.009 video.
Meski begitu, perkiraan pendapatan Jess No Limit dari YouTube jauh lebih banyak jika dibandingkan Atta Halilintar.
Diprediksi pendapatan bulanan suami Sisca Kohl itu mencapai 22,100 dolar hingga 352,800 dolar atau sekitar Rp 346,7 juta hingga Rp 5,5 miliar.
Sementara itu, untuk penghasilan tahunannya, Jess No Limit diperkirakan meraup sekitar 264,600 dolar hingga 4,2 juta dolar atau setara dengan Rp 4,1 miliar hingga Rp 65,8 miliar.
Di sisi lain, perkiraan penghasilan bulanan Atta Halilintar dari akun YouTube AH miliknya mencapai 12,900 dolar hingga 205,700 dolar atau sekitar Rp 202,3 juta hingga Rp 3,2 miliar.
Baca Juga: Terungkap! Penghasilan Fantastis Kaesang Pangarep dari YouTube, Gibran Kalah Tajir
Sedangkan untuk pendapatan tahunan Atta Halilintar dari YouTube diperkirakan sebanyak 154,300 dolar hingga 2,5 juta dolar atau setara Rp 2,4 miliar hingga Rp 39,2 miliar.
Tak hanya itu, rupanya akun YouTube milik Jess No Limit menempati posisi pertama di Indonesia. Sementara akun YouTube Atta Halilintar berada di peringkat kelima.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN