Suara.com - Samsung pertama kali memperkenalkan Samsung Galaxy S20 di pasar Indonesia pada Maret 2020. Kala itu, Samsung Galaxy S20 memiliki fitur-fitur baru dan peningkatan yang luar biasa.
Meski dirilis empat tahun yang lalu, smartphone kelas atas tersebut masih menjadi ponsel yang bagus hingga saat ini jika pengguna masih menggunakannya. Tetapi, itu bukan ide yang bagus jika pengguna berencana untuk membelinya karena perangkat ini sudah berhenti menerima pembaruan.
Dilansir dari Gearrice pada Senin (19/8/2024), beberapa orang mungkin mempertimbangkan untuk membeli Samsung Galaxy S20.
Ponsel tersebut hadir dengan layar 6,2 inci Dynamic AMOLED 2X ultra-sharp dan dibekali kamera 64 MP yang sangat bagus serta dua lensa 12 MP lagi, RAM hingga 12 GB, dengan 128 GB dengan memori yang dapat ditingkatkan.
Baterainya mengemas kapasitas 4.000mAh dengan pengisian daya ultra cepat. Prosesornya juga menawarkan kinerja luar biasa dengan Exynos 990.
Jika pengguna melihat fitur-fitur yang ditawarkan, Samsung Galaxy S20 masih menawarkan kualitas yang lebih baik daripada kebanyakan model saat ini yang bahkan dibanderol dengan harga lebih mahal.
Namun, gawai ini menerima kekurangan, yaitu tidak mendapatkan Android 14 dan berhenti menerima pembaruan keamanan bulanan.
Skenario terbaik, ponsel ini akan menerima beberapa patch untuk memperbaiki beberapa masalah keamanan penting dan akan menerima patch keamanan setiap 3 bulan untuk sementara waktu.
Oleh karena itu, meskipun Samsung Galaxy S20 masih memiliki fitur yang mumpuni, tetapi pengguna dapat mempertimbangkan faktor pembaruan keamanan karena hal ini akan membuat ponsel semakin rentan.
Baca Juga: Penampakan Perdana Samsung Galaxy S25 Ultra, Bawa Desain Sudut Bulat?
Sebaliknya, mungkin ada baiknya untuk mempertimbangkan Samsung Galaxy S24 atau generasi sebelumnya seperti Galaxy S23 atau Galaxy S22 karena model perangkat ini masih menjanjikan pembaruan keamanan untuk beberapa tahun mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung
-
BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan
-
Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru
-
Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin
-
Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?
-
SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat
-
Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif
-
Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap
-
Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif
-
Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka