Suara.com - Berapa jumlah maksimal angota WhatsApp di tahun 2024? Ternyata, sudah naik dua kali lipat dari sebelumnya.
Tak dapat dipungkiri jika salah satu fitur di WhatsApp yang cukup berguna adalah Grup. Sebab dengan fitur ini, maka Anda bisa berkomunikasi dengan banyak orang sekaligus.
Anda hanya perlu membuat grup dan memasukkan kontak beberapa orang. Nantinya, informasi bisa disebar di grup sehingga Anda tidak perlu chat satu per satu.
Namun, jumlah anggota grup WhatsApp dibatasi sehingga Anda tidak bisa sembarangan memasukkan orang ke dalam grup tersebut.
Berapa Jumlah Maksimal Anggota Grup WhatsApp di Tahun 2024?
Dilansir dari laman resmi, pada tahun 2024 ini grup WhatsApp dapat menampung 1.024 orang, naik dari batas sebelumnya sebesar 512.
Peningkatan batas grup diumumkan saat perusahaan meluncurkan Komunitas secara global di WhatsApp pada November 2022.
Jadi jika Anda ingin membuat grup dengan anggota lebih dari 1.024 orang, maka Anda bisa membuat komunitas.
Sebab di dalam komunitas, Anda bahkan bisa menambahkan 5000-an anggota dalam satu tempat.
Baca Juga: Cara Menghapus Akun WhatsApp: Panduan Langkah demi Langkah
Apa beda Grup WhatsApp dengan Komunitas WhatsApp?
Komunitas WhatsApp merupakan fitur dalam WhatsApp yang memungkinkan pengguna untuk menyortir grup umum menjadi grup besar dengan cepat, mirip dengan komunitas virtual.
Anda dapat membuat komunitas untuk berbagai kasus penggunaan
Komunitas WhatsApp merupakan gabungan dari fungsi siaran dan grup yang sudah ada sebelumnya. Pengguna dapat membuat hingga 50 komunitas dengan hingga 5.000 anggota dalam grup pengumuman umum.
Admin membuat dan mengelola komunitas di WhatsApp, dan mereka dapat memilih grup yang akan membentuk komunitas dengan membuat grup baru atau menggabungkan grup yang sudah ada.
Mereka dapat menghapus grup atau individu dari komunitas sepenuhnya. Admin juga dapat menghapus pesan yang tampaknya tidak relevan atau tidak pantas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya