- Keluarga Sutrimo mencurigai kematian korban di Jakarta Selatan karena ponsel dan barang pribadinya belum dikembalikan.
- Polda Metro Jaya meningkatkan status penyelidikan kematian Sutrimo ke tahap penyidikan dugaan tindak pidana pembunuhan berencana.
- Polisi menjadwalkan ekshumasi jasad Sutrimo di Banyumas pada Rabu, 12 Agustus 2026 guna mengungkap penyebab kematian.
Suara.com - Kematian Sutrimo (42) kini masih menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. Sutrimo sebelumnya disebut bekerja sebagai kepala rumah tangga di kediaman mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.
Pasalnya, hingga saat ini ponsel dan sejumlah barang pribadi milik almarhum tak kunjung dikembalikan ke pihak keluarga di Banyumas, Jawa Tengah.
Hal ini sontak memicu kecurigaan mendalam, pihak keluarga merasa ada yang tidak beres di balik kepergian Sutrimo yang mendadak.
"Belum menerima (barang pribadi Sutrimo)," ujar pengacara keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni, kepada Suara.com, Senin (10/8/2026).
Aan menuturkan, pihak keluarga sebelumnya sempat dijanjikan oleh seseorang yang mengantar jenazah Sutrimo terkiat HP hingga barang-barang pribadi akan dikirim terpisah.
"Iya sempat dijanjikan katanya besoknya akan dipaket," kata dia.
Saat ditanya terkiat keberadaan barang tersebut apakah ada di kediaman Febrie atau kepolisian, Aan mengaku tidak tahu.
"Kita gak tahu barang-barang itu ada dimana," jelas dia.
Selain itu semenjak kematian Sutrimo tidak ada komunikasi dari pihak Febrie kepada korban.
Baca Juga: Kasus Naik ke Penyidikan, Benarkah Sutrimo Karumga Febrie Jadi Korban Pembunuhan Berencana?
"Tidak ada," kata dia.
Kasus Naik ke Penyidikan
Sebagai informasi, Polda Metro Jaya meningkatkan penanganan kasus kematian Sutrimo ke tahap penyidikan.
Polisi kini menyelidiki dugaan tindak pidana pembunuhan hingga pembunuhan berencana dalam perkara tersebut.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimu) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan peningkatan status perkara dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan yang sebelumnya dilakukan Polresta Banyumas dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
"Dari hasil penyelidikan yang tentunya sudah dilakukan oleh Polresta Banyumas, juga dari hasil penyelidikan dari tim Ditreskrimum Polda Metro Jaya, kami sudah meningkatkan ke proses penyidikan," kata Iman kepada wartawan, Senin (10/8/2026).
Berita Terkait
-
Dua Laporan Polisi Jadi Dasar Polda Metro Jaya Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas
-
Polda Metro Periksa 24 Saksi Kasus Sutrimo, Status Kini Naik ke Penyidikan
-
Kasus Naik ke Penyidikan, Benarkah Sutrimo Karumga Febrie Jadi Korban Pembunuhan Berencana?
-
Ekshumasi Jasad Sutrimo Digelar 12 Agustus, Kasus Naik ke Penyidikan Dugaan Pembunuhan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Perkuat Pembiayaan Hunian, BRI Pimpin Kolaborasi Himbara di Danantara Housing Expo 2026
-
Jay Idzes, Kevin Diks, Emil Audero Bakal Main, Indonesia Full Team di FIFA ASEAN Cup 2026?
-
Menanti Janji yang Tak Dipenuhi: HP Almarhum Sutrimo Belum Kembali, Keluarga Cium Aroma Tak Beres
-
Gengsi Super Tinggi, 5 Zodiak Ini Paling Susah Bilang "I Love You" Duluan
-
Panas hingga 34 Derajat, BMKG Keluarkan Peringatan Potensi Karhutla di Sumsel
-
Heboh Pajak Rumah Kontrakan Berlaku 2027, DJP Klaim Bukan Hal Baru
-
Dua Laporan Polisi Jadi Dasar Polda Metro Jaya Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas
-
Putusan MK soal Kuota Hangus Bakal Ubah Harga Paket?
-
Putri Hujan & Kesatria Malam: Cinta, Pengorbanan, dan Rahasia Keluarga Hanafiah
-
Tanpa Rencana Matang, Ganti Buku Pelajaran Berisiko Jadi Proyek Besar Rawan Korupsi