Suara.com - Apple akan memperkenalkan seri iPhone 16 dalam sebuah acara yang dijuluki "It's Glowtime" pada 9 September pukul 5 sore UTC atau pada 10 September pukul 12 dini hari.
Apple Intelligence dilaporkan tertunda dan tidak akan tersedia pada hari peluncuran. Sebaliknya, pembaruan tersebut akan tiba pada Oktober. Namun, penundaan ini tidak akan memengaruhi peluncuran iPhone 16.
Dilansir dari GSM Arena pada Sabtu (7/9/2024), tidak ada evolusi signifikan dalam desain iPhone standar sejak iPhone 11. Tampilan keseluruhan untuk seri iPhone 16 akan tetap sama, tetapi beberapa gambar dummy yang beredar memperlihatkan sejumlah perubahan.
Pulau kamera persegi panjang akan dipadatkan secara horizontal, menyelaraskan kedua kamera secara vertikal. Ini juga memindahkan lampu kilat LED dari island ke bagian belakang.
Foto dummy juga memperlihatkan warna yang tersedia untuk iPhone 16. Selain itu, tombol Action dan Capture yang akan memicu tindakan khusus dan akan berfungsi sebagai tombol rana kamera juga terlihat.
Perihal layer, iPhone 16 akan memiliki layar 6,1 inci dan iPhone 16 Plus akan lebih besar yaitu 6,7 inci. Namun, keduanya akan lebih kecil dari varian Pro masing-masing, yang akan memiliki diagonal 6,3 inci dan 6,9 inci. Mengingat bezel akan lebih tipis, pengguna dapat mengharapkan dimensi yang sedikit lebih kecil pada model standar dan Plus.
Keempat model akan menggunakan lubang Dynamic Island yang lebar di layar. Selain itu, tidak akan ada ProMotion. Sayangnya, layar iPhone 16 dan 16 Plus akan berjalan pada 60Hz.
Model standar dan Plus diprediksi akan menggunakan RAM 8GB, sementara penerusnya tahun depan kemungkinan mendapat peningkatan hingga 12GB.
iPhone 16 dan 16 Plus akan memiliki dua kamera. Rumor menunjukkan bahwa kedua ponsel akan menggunakan kamera utama 48MP yang sama persis seperti pada pendahulunya seri 15.
Baca Juga: Galau Mau Ganti ke iPhone 16? Ini yang Harus Kamu Tahu Sebelum Beli
Mengenai kamera ultra lebar, sebagian besar akan sama kecuali untuk lensa yang ditingkatkan, di mana kamera akan memiliki aperture f/2.2 yang lebih cerah untuk meningkatkan kinerja cahaya rendah.
Selain itu, beredar rumor lainnya bahwa Apple akan membawa dukungan JPEG XL di aplikasi kamera sebagai alternatif HEIC.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen
-
Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027
-
Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA
-
Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian
-
Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya
-
Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap
-
Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran
-
Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak
-
Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib
-
Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong