Suara.com - Sejumlah fitur yang dihadirkan Xiaomi di HyperOS disebut terinspirasi dari tampilan iOS, salah satunya adalah Control Center atau Pusat Kontrol.
Baik iaomi HyperOS maupun iOS dari Apple memiliki Control Center yang ditujukan untuk kemudahan akses ke fungsi-fungsi yang sering digunakan. Dengan dirilisnya iOS 18, sejumlah pengguna mungkin penasaran dengan perbandingan Control Center di iOS 18 dan HyperOS.
Dilansir dari Xiaomi Time pada Rabu (18/9/2024), berikut ini perbandingan Control Center Xiaomi HyperOS dengan fitur-fitur yang baru diperkenalkan di Pusat Kontrol iOS 18 Apple:
1. Kustomisasi dan tata letak kontrol
iOS 18 baru saja memperkenalkan kemampuan untuk menata ulang tombol akses cepat di Control Center. Namun rupanya, fasilitas ini telah lama disarankan pada Xiaomi HyperOS.
Pengguna Xiaomi HyperOS dapat melakukan hal-hal seperti menata ulang, menambahkan, dan menghapus kontrol dengan mudah. Ini adalah fitur yang telah lama membuat Control Center HyperOS lebih fleksibel dan ramah pengguna.
Dengan HyperOS Xiaomi, pengguna tidak hanya dapat mengatur ulang kontrol, tetapi juga mengelompokkannya dengan cara yang jauh lebih intuitif. Pengguna tidak terikat pada pilihan desain gaya Apple yang ketat karena Xiaomi HyperOS memungkinkan kustomisasi yang lebih mendalam untuk menyesuaikan dengan pola penggunaan pengguna.
2. Mengubah ukuran kontrol
Salah satu fitur iOS 18 yang paling digembar-gemborkan adalah kemampuan untuk mengubah ukuran kontrol di Control Center.
Baca Juga: Fitur AI Baru HyperOS 2.0 Bocor di Versi Beta
Apple juga membuat tombol-tombolnya jauh lebih besar, seperti Dark Mode, Flashlight, dan Low Power Mode, untuk memudahkan akses.
Meskipun itu bagus untuk penggemar Apple, Xiaomi telah memecahkan masalah ini dengan ikon yang lebih besar di HyperOS dan desain yang mudah dinavigasi secara keseluruhan. Konseptualisasi Xiaomi tentang ukuran ikon sangat praktis, menghubungkan pengguna dengan kemampuan untuk mengelola pengalaman tanpa perlu masuk ke pengaturan.
3. Galeri
Jika iOS 18 memperkenalkan Control Gallery di mana pengguna dapat memasuki mode pengeditan untuk menambahkan kontrol baru, Xiaomi HyperOS mampu melakukannya dengan lebih baik.
Di HyperOS, semua kontrol utama sudah ada di ujung jari pengguna, tanpa perlu memasuki galeri atau mode pengeditan apa pun. Kontrol dapat ditambahkan, dihapus, dan disesuaikan langsung dari Control Center. Fitur ini sangat menghemat waktu dan meningkatkan efisiensi.
4. Informasi dan notifikasi realtime
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
PP Tunas Batasi Anak Main Medsos, Menteri PPPA Usul Balik ke Permainan Tradisional
-
Usai PP Tunas, Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Batasi Gawai untuk Anak Sekolah
-
Aktor & Musisi Iqbaal Ramadhan Jadi Brand Ambassador Ugreen di Indonesia
-
PP Tunas Terbit, Komdigi Klaim Bisa Lindungi 70 Juta Anak di Bawah Umur dari Medsos
-
Efek Terlalu Menakutkan, Sutradara RE 2 Minta 'Mode Santai' di Resident Evil Requiem
-
Bocoran Harga Xiaomi 17T Beredar, Bersiap Hadir ke India dan Indonesia
-
Meriahkan Hari Mario, Game Baru Yoshi Bakal Hadir ke Switch 2 Sebentar Lagi
-
37 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 Maret 2026, Klaim 100 Ribu Koin dan Pemain 117
-
Daftar Harga HP OPPO Terbaru Maret 2026: Lengkap Seri A, Reno, dan Find X
-
Xiaomi Rilis Mesin Cuci Pintar 2026 dengan HyperOS, Harga Cuma Rp2 Jutaan