Suara.com - Calon Gubernur Jakarta Dharma Pongrekun mendapat sorotan publik usai menjelaskan teori konspirasi terkait Covid-19. Tak hanya itu, cuplikan video viral mengungkap bahwa Dharma sering membahas teori konspirasi dan berbagai istilah unik.
Pantauan melalui Trends24.in, 'Dharma' menempati trending topik di X selama dua hari terakhir. Apabila digabung, cuplikan video yang membahas Dharma di X sudah ditonton jutaan kali.
Dharma berhasil trending di X usai dicuitkan puluhan ribu kali oleh netizen. Mantan Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara serta politikus independen tersebut menarik perhatian saat menjalani debat Pilgub Jakarta 2024 di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Pusat, Minggu (6/10/2024).
Meski teorinya terkadang absurd, namun netizen menilai bahwa Dharma memberi 'tawa' dan warna tersendiri di Pilkada Jakarta.
Tak sedikit netizen yang teringat oleh Rangga Sasana atau Lord Rangga saat melihat Dharma Pongrekun. Raut wajah hingga hobi membahas teori konspirasi membuat publik menyamakan Dharma dengan petinggi Sunda Empire.
Berikut beberapa 'teori konspirasi' Dharma Pongrekun yang memancing kontroversi di media sosial:
AI Adalah Mata-mata
"Artificial Inteleijen artinya apa? Alat intelijen. Alat yang memata-matai tanpa kita sadari, dosa kita ada semua di gadget. Makanya kalau ada kasus diambil gadgetnya, stresnya setengah mati," kata Dharma.
Pandemi Merupakan Agenda Terselubung
Baca Juga: Misteri Kematian Tupac Shakur hingga Dugaan Keterlibatan P Diddy
"Saya paham betul tentang pandemi ini. Pandemi ini adalah agenda terselubung dari asing untuk mengambil alih kedaulatan negara, sehingga terlihat sekali begitu rapuhnya bangsa ini sampai harus mengikuti istilahnya saja ngikut. Kenapa ngikutin Covid?" ucap Dharma.
Pertanyakan Tes PCR
"Dan kenapa (tes PCR) harus dicolok-colok (ke hidung)? Kenapa tidak ambil dari ludah kalau memang mau ngetes virus?" tanya Dharma.
Dharma Tak Peduli Survei
"Mau elektabilitas 0 juga nggak papa. Saya serahkan kepada rakyat karena saya ngerti revolusi industri. Semua permainan data semuanya menjadi industri. Ngerti nggak industri? Di-monetize! Karena kita terbiasa kerja kalau ada anggarannya," ungkap Dharma.
Penggiringan Opini dari Survei Dilawan dengan Blue Ocean
"Jangan kita tergiring opini lewat narasi. Makanya kehidupan ini adalah apa? Perang opini. Kami tak mau pakai Ciptakon (cipta kondisi). Saya menggunakan strategi Blue Ocean! Tidak masuk dalam kompetisi. Karena kami tahu siapa diri kami. Kami tahu kekurangan kami, maka kami tak mau bersaing dengan kekuatan yang tak mampu kami lampaui. Ini (survei) cuma penggiringan opini, ini perang opini," pungkas Dharma.
Berita Terkait
-
Misteri Kematian Tupac Shakur hingga Dugaan Keterlibatan P Diddy
-
Poster Ajakan Berobat ke Malaysia Bikin Publik Indonesia Tertohok: Emang Boleh Segamblang Itu?
-
Monas Kembali Kinclong Usai Perayaan HUT TNI ke-79, Siapa yang Berjasa di Baliknya?
-
Viral Bantuan Telur untuk Emak-emak Hamil Cuma Difoto Lalu Diambil Lagi
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Kronologi Kasus Viral Santriwati Ngaku Hamil Lewat Mimpi, Seorang Kiai di Pekalongan Ditangkap
-
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Murah Diotaki Ryzen 5 dengan RAM Upgrade hingga 32GB
-
Penampakan Samsung Galaxy A27 Terbaru: Snapdragon Gantikan Exynos, Ultrawide Downgrade
-
Zenbook A14 OLED Jadi Laptop Snapdragon X2 Elite Pertama di Indonesia dengan Baterai Tahan 24 Jam
-
5 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic TOUGHBOOK 40 Mk2, Laptop Tahan Banting dengan AI
-
Lenovo ThinkStation PGX Resmi Hadir di Indonesia, Workstation AI Ringkas dengan Performa 1 PetaFlop
-
Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru
-
3 HP Redmi Midrange Paling Worth It di 2026, Spek Gahar dan Harga Masih Masuk Akal
-
iPhone, iPad, Mac,dan Apple Watch Naik Harga, Cek Daftarnya
-
40 Kode Redeem FF Terbaru 28 Mei 2026: Cek Event Pinky Sembari Tukar Token Universal