Suara.com - Satu dari tiga perusahaan industri menghadapi masalah jaringan atau koneksi secara berkala, sebanyak 45 persen bisnis mengalaminya beberapa kali dalam sebulan.
Sementara hanya 12 persen responden yang menyatakan bahwa mereka menghadapi tantangan tersebut setahun sekali atau kurang.
Itulah temuan yang mengkhawatirkan yang disorot oleh Kaspersky dalam laporannya, dikutip dari keterangan resminya, Selasa (15/10/2024), yang menyelidiki tantangan keamanan jaringan dan informasi yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan yang tersebar secara geografis.
Perusahaan industri biasanya beroperasi menggunakan infrastruktur yang tersebar secara geografis dengan pabrik, kantor cabang, dan fasilitas penting lainnya yang berlokasi di tempat yang berbeda.
Keunikan ini dapat menyebabkan serangkaian masalah seperti masalah logistik, hambatan komunikasi, kesulitan dalam mengoordinasikan operasi, mempertahankan standar kualitas yang konsisten, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan setempat.
Selain tantangan yang disebutkan di atas, perusahaan industri yang memiliki cabang di berbagai tempat secara berkala menghadapi masalah infrastruktur TI dan keamanan informasi.
Menurut laporan Kaspersky yang berjudul ‘Managing geographically distributed businesses: challenges and solutions’, sebanyak 49 persen perusahaan manufaktur menganggap bahwa upaya untuk mendeteksi dan menyelesaikan insiden keamanan siber secara efektif adalah tugas yang paling menantang.
Mereka juga menyebutkan pemantauan penerapan langkah-langkah keamanan (46 persen) dan membangun kebijakan keamanan yang kohesif (42 persen) merupakan kesulitan yang signifikan.
Hampir 30 persen responden menyatakan bahwa mereka secara teratur mengalami masalah jaringan seperti kegagalan atau gangguan jaringan, kinerja layanan dan aplikasi yang buruk, dan kapasitas koneksi yang tidak memadai.
Baca Juga: Bukan Akun Milik Kamu tapi Dapat Kode Login, Kok Bisa?
Sebanyak 38 persen dari mereka menghadapi tantangan tersebut satu hingga tiga kali sebulan, sementara 28 persen menghadapinya setiap beberapa bulan, dan 7 persen bahkan mengalaminya setiap minggu.
Mengenai waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan jaringan setelah kegagalan atau gangguan, mayoritas responden (74 persen) mengatakan mereka biasanya membutuhkan waktu antara 1 dan 5 jam.
Sementara 15 persen menyatakan mereka menghabiskan waktu tidak lebih dari 1 jam, dan 10 persen membutuhkan hingga satu hari kerja penuh.
Waktu henti seperti ini menyebabkan kerugian finansial dan reputasi yang signifikan serta dapat menghabiskan biaya ribuan dolar per menit dan bahkan lebih per jam.
Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk mencegah kemungkinan gangguan jaringan dan mereka harus mampu memperbaikinya dengan cepat jika terjadi.
Menurut Maxim Kaminsky, Manajer Pengembangan Bisnis (Secure Access Service Edge) di Kaspersky, masalah jaringan di perusahaan industri sering kali mengakibatkan penundaan, penurunan tingkat produksi, kerugian finansial, dan risiko reputasi.
Berita Terkait
-
Telkomsel Genjot Jaringan 5G, Thailand Jadi Acuan
-
Tempat Tinggal Astronot di Masa Depan? Jaringan Gua Ditemukan di Bawah Permukaan Bulan
-
Cuma 2 Jutaan, HMD Crest Series Bawa Jaringan 5G dan Kamera Selfie 50 MP
-
Microsoft Gangguan: Jaringan Internet, Operasional Pesawat Hingga Sistem Bank Kolaps
-
Antisipasi Lonjakan Trafik Piala AFF U-19, XL Axiata Tambah Kapasitas Jaringan 2 Kali Lipat!
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
21 Kode Redeem FC Mobile 11 Januari 2026, Dapatkan Ribuan Gems hingga Pemain Legendaris
-
Daftar 28 Kode Redeem FF 11 Januari 2026, Cek Bocoran Event Ramadan Lost Treasure
-
7 HP Kamera AI Terbaik Harga Rp1 Jutaan, Foto Auto Jernih Tanpa Editing
-
4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
-
Spesifikasi Up Phone, HP Buatan Indonesia yang Desainnya Mirip iPhone
-
5 HP Rp2 Jutaan Kamera Terbaik 2026 untuk Konten Kreator
-
Cara Membuat Subtitle Otomatis di CapCut untuk Video TikTok dan Instagram
-
Apa Perbedaan iPad Air dari iPad Pro? Ini 5 Rekomendasi Terbaik
-
Daftar Harga iPhone Januari 2026, Benarkah Lebih Mahal?
-
5 HP Murah di Bawah Rp1 Juta yang Masih Layak Pakai di 2026