Suara.com - Proses merger antara XL Axiata dan Smartfren kini sudah memasuki tahap akhir.
"Sekarang hilalnya sudah kelihatan sedikit," ujar Presiden Director dan CEO XL Axiata, Dian Siswarini, belum lama ini.
Menurutnya, proses due diligence yang tengah dilakukan kedua perusahaan sudah memasuki tahap akhir.
"Diharapkan kita bisa memasuki proses selanjutnya," dia menambahkan.
Diakui Dian Siswarini, kedua stakeholder menginginkan merger ini bisa terlaksana dengan segera.
"Kita harapkan nanti proses approval dari instansi pemerintah bisa didapat dengan cepat," katanya.
Dia pun kembali mengingatkan bahwa proses konsolidasi XL Axiata dan Smartfren ini bukan hanya bagus untuk kedua perusahaan semata.
"Konsolidasi ini juga akan membawa industri lebih sehat," ujar Dian Siswarini.
Dia juga menegaskan bahwa di XL Axiata berbisnis tidak hanya masalah cuan.
Baca Juga: XL Axiata Kenalkan Solusi Smart Farming HydroponiX, Bisa Pantau Suhu
"Tapi juga memberikan dampak bagi masyarakat sekitar, pelanggan, dan negara. Pegangannya adalah kita ada untuk Indonesia," tegasnya lagi.
Sebelumnya, manajemen mengungkapkan bahwa Axiata Group Berhad bersama dengan Sinar Mas sudah menandatangani MoU tidak mengikat untuk menjajaki rencana merger antara XL Axiata (EXCL) dan Smartfren (FREN).
Usulan penggabungan usaha antara XL Axiata dan Smartfren diharapkan dapat menyatukan skala, kompetensi, keuangan, dan keahlian telekomunikasi yang mendalam dari Axiata dengan skala lokal dan pengetahuan pasar dari Sinar Mas untuk menghasilkan nilai sinergis yang signifikan.
Berita Terkait
-
Penasaran Sejak Kapan Pakai Nomor Smartfren? Cek Umur Kartu Anda Sekarang!
-
Trafik Meningkat hingga 99 Persen di Nusa Penida, XL Axiata Tambah 22 BTS 4G
-
Rayakan HUT ke-79 RI, XL Axiata Guyur Beragam Promo Spesial
-
Jelang Upacara 17 Agustus, Pemerintah-Pengusaha Kompak IKN Sudah 'Full' 5G
-
XL Axiata Gelar CTPR Masterclass, Bangun Kapasitas Masa Depan Telekomunikasi yang Terkonvergensi
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN