Suara.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menginstruksikan jajaran pimpinan Kementerian Komdigi menerapkan efisiensi dan inovasi dalam menghadapi perubahan.
Ia menilai kalau efisiensi dan inovasi ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk jajaran yang dipimpinnya.
"Beliau memberikan kita kewenangan untuk beralih melakukan hal-hal di kepemimpinan kita masing-masing. Saya sebagai Menteri, para Wamen (Wakil Menteri) sebagai para wamen, Dirjen (Direktur Jenderal) ke bawah, direktur ke bawah, berani melakukan perubahan," kata Meutya, dikutip dari siaran pers, Rabu (30/12/2024).
Menurutnya, semangat perubahan tersebut diperlukan untuk mewujudkan target pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Bahkan Kementerian Komdigi dinilainya perlu membentuk super team yang mampu bekerja sama dengan baik mewujudkan target dalam Asta Cita.
"Super team yang beliau maksud adalah tim yang saling mendukung, solid, memastikan pekerjaan dilaksanakan dengan baik, serta mencapai target yang diharapkan," paparnya.
Lebih lanjut Menkomdigi meminta jajaran pimpinan memberikan semangat kepada bawahan menjadikan tim yang sudah terbentuk menjadi super team.
Meutya Hafid juga mendorong tiap super team saling berkolaborasi untuk kesuksesan bersama.
“Hal ini penting karena untuk mempercepat tercapainya target diperlukan orang-orang yang memiliki semangat dan pemahaman yang sama,” tandasnya.
Baca Juga: KSP Beberkan Target 100 Hari Kerja Prabowo: Luncurkan 5.000 Mobil Maung untuk Pejabat
Berita Terkait
-
KSP Beberkan Target 100 Hari Kerja Prabowo: Luncurkan 5.000 Mobil Maung untuk Pejabat
-
Istana Tegaskan Gibran Bukan Plt Presiden Selama Prabowo di Luar Negeri
-
Istana Jelaskan Alasan Buat Akun Instagram @presidenrepublikindonesia dan @republikindonesia
-
Istana: Akun Instagram Lembaga Kepresidenan Bukan Punya Pribadi Prabowo
-
Anggota Kabinet Prabowo Bakal Pakai Mobil Maung, Begini Teknisnya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis