Suara.com - WhatsApp sebelumnya meluncurkan fitur untuk memfilter obrolan melalui daftar khusus. Fitur baru ini dirancang untuk menawarkan kontrol yang lebih besar kepada pengguna, yang memungkinkan pengguna membuat daftar khusus untuk mengatur obrolan dan grup dengan lebih efisien.
Dengan menyiapkan daftar ini, pengguna juga dapat membuat filter yang dipersonalisasi agar pengguna dapat menemukan obrolan tertentu dengan cepat. Namun kini, tampaknya WhatsApp menambahkan fungsi baru dalam beta untuk Android 2.24.23.23 yang memungkinkan pengguna menghapus daftar chat yang telah ditetapkan sebelumnya.
Fitur baru ini memungkinkan pengguna mengelola daftar obrolan. Secara khusus, pengguna akhirnya dapat menghapus beberapa filter prasetel, seperti filter "Belum Dibaca" atau "Grup", langsung dari antarmuka obrolan.
Dalam pembaruan sebelumnya, daftar default ini tidak dapat dihapus, karena dianggap sebagai filter penting untuk mengatur percakapan dalam aplikasi. Dilansir dari WABetaInfo pada Sabtu (9/11/2024), WhatsApp akhirnya memungkinkan pengguna untuk menghapus filter prasetel ini jika pengguna tidak merasa membutuhkannya.
Pengguna cukup mengetuk dan menahan filter prasetel, kemudian pengguna akan melihat opsi baru untuk menghapusnya dari daftar, memberi pengguna cara yang lebih cepat untuk menyesuaikan antarmuka aplikasi WhatsApp sesuai dengan kebutuhan
Selain itu, pengguna juga dapat mengelola filter prasetel ini dari dalam pengaturan aplikasi. Hal ini memungkinkan kontrol yang lebih fleksibel, karena pengguna dapat meninjau dan mengubah pengaturan filter di satu lokasi terpusat.
Setelah filter default dihapus, filter tersebut tidak akan dihapus secara permanen, karena pengguna dapat memulihkannya kapan saja dengan memilihnya dari serangkaian daftar prasetel yang tersedia di pengaturan.
Opsi untuk memulihkan filter prasetel memastikan bahwa pengguna dapat kembali ke pengaturan awal jika berubah pikiran.
Tak hanya itu, kemampuan untuk menghapus filter prasetel pun sangat memudahkan pengguna yang lebih menyukai antarmuka minimalis. Banyak pengguna hanya menggunakan beberapa filter secara teratur, sehingga menghapus filter yang tidak diperlukan dapat membantu mengurangi bagian dalam aplikasi yang berantakan.
Baca Juga: Mirip Dynamic Island, Xiaomi Hadirkan Fluid Cloud di HyperOS 2.0
Opsi penyesuaian ini juga dapat bermanfaat bagi pengguna bisnis yang ingin memprioritaskan obrolan secara berbeda. Misalnya, bisnis mungkin lebih fokus pada daftar khusus pelanggan atau percakapan terkait pesanan, sehingga menghapus filter yang tidak sesuai dengan prioritas ini dapat menyederhanakan antarmuka.
Fitur untuk menghapus daftar chat prasetel tersedia bagi beberapa penguji beta yang memasang pembaruan terbaru WhatsApp beta untuk Android dari Google Play Store dan ini akan diluncurkan ke lebih banyak pengguna lain dalam beberapa minggu mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut