Suara.com - Menghadapi penipu telepon bisa menjadi pengalaman menjengkelkan. Namun, sebuah terobosan baru dari perusahaan telekomunikasi asal Inggris, O2, menawarkan cara kreatif untuk melawan penipu dengan alat kecerdasan buatan (AI) unik yang dijuluki Daisy.
Menyadur dari Unilad pada Senin (18/11/2024), Alat ini dirancang untuk membuang-buang waktu penipu dengan berpura-pura menjadi "nenek tua" yang ramah tetapi penuh akal.
Penipu, Target Alat AI Unik
Penipuan telepon menjadi momok global, dengan ribuan orang setiap hari menjadi korban bujuk rayu penipu yang mengincar uang mereka.
Menyadari hal ini, O2 mengembangkan alat scambaiter berbasis AI yang mampu menahan penipu di jalur komunikasi hingga 40 menit.
Ide ini lahir dari survei yang menunjukkan bahwa 70% orang Inggris ingin melawan penipu, tetapi merasa tidak punya waktu untuk melakukannya.
Kolaborasi dengan Scambaiter Profesional
O2 bekerja sama dengan sejumlah ahli scambaiter, yang secara profesional bertugas mengganggu aktivitas jaringan penipuan.
Hasilnya adalah Daisy, AI canggih yang meniru suara seorang nenek tua. Dengan percakapan ramah tetapi membingungkan, Daisy mampu memakan waktu para penipu, sehingga mereka memiliki lebih sedikit peluang untuk menargetkan korban lain.
Direktur Penipuan Virgin Media O2, Murray MacKenzie, menjelaskan, “Kami berkomitmen untuk menghentikan para penipu, mulai dari teknologi firewall yang memblokir pesan teks penipuan hingga deteksi panggilan spam berbasis AI.
Daisy adalah bagian dari upaya kami untuk membalikkan keadaan. Dia membuat para penipu tetap terhubung dan mengalahkan mereka dalam permainan mereka sendiri.”
Mengedukasi dan Meningkatkan Kesadaran
Selain melawan penipu, Daisy juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penipuan telepon. “Tidak peduli seberapa meyakinkan seseorang di ujung telepon, mereka mungkin tidak seperti yang Anda kira,” tambah MacKenzie.
O2 juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan panggilan atau pesan mencurigakan ke nomor 7726 secara gratis.
Sambutan Hangat di Media Sosial
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Iman Rachman Mundur, Penggantinya Sedang Dalam Proses Persetujuan OJK
-
Purbaya: Mundurnya Dirut BEI Sentimen Positif, Saatnya Investor 'Serok' Saham
-
5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
Terkini
-
4 Rekomendasi HP dengan Fast Charging 100W ke Atas, Baterai Bisa Penuh dalam 30 Menit
-
5 HP Vivo RAM 8 GB dengan Kamera Jernih untuk Foto dan Video, Temurah Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP Murah 2026 yang Sudah Punya Fitur AI Built-in, Cek Spesifikasinya
-
nubia Beberkan Strategi 2026, Fokus Bangun Pro-Level Gaming
-
4 Pilihan HP RAM Besar Harga Rp2 Jutaan yang Masih Worth It Tahun 2026
-
Cara Download dan Pasang PP Ramadan 2026 Versi Cewek, Praktis Bisa Dicoba!
-
5 Rekomendasi HP Xiaomi RAM 8 GB di Bawah Rp2 Juta, Performa Kencang
-
7 HP Rp1 Jutaan Terbaik Awal 2026, Spek Dewa Setara Kelas Menengah
-
Registrasi Kartu SIM Biometrik Diterapkan, Isu Perlindungan Data Jadi Sorotan
-
5 HP 'Underdog' yang Speknya Merusak Harga Pasar, Xiaomi dan OPPO Harus Waspada!