Suara.com - Pendidikan yang ditempuh oleh Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming belakangan ini menjadi sorotan warganet di media sosial X. Pasalnya, warganet mencurigai kejanggalan data riwayat pendidikan Gibran Rakabuming yang mengaku bersekolah SMA di Singapura.
Menurut data yang beredar selama ini, putra sulung Jokowi tersebut pindah ke Singapura untuk mengenyam pendidikan di Sekolah Menengah Orchid Park, di mana sekolah tersebut diklaim setara dengan SMA. Namun temuan warganet mengungkapkan hal sebaliknya. Sumber lainnya menyebut jika Sekolah Menengah Orchid Park adalah SMP.
Setelah lulus dari Sekolah Menengah Orchid Park, Gibran melanjutkan ke UTS Insearch di Sydney, Australia. Meskipun situs resmi UTS Insearch menyebut ijazah yang diterima setara dengan diploma, tetapi Kemendikbud justru mengeluarkan surat penyetaraan SMA untuk Gibran Rakabuming setelah ia menempuh pendidikannya di UTS Insearch.
Terbaru, netizen kemudian menemukan pengakuan seorang warganet yang mengaku pernah satu sekolah dengan Gibran Rakabuming di SMA Santo Yosef Solo. Hal ini dibeberkan oleh akun X @DokterTifa pada 28 November 2024.
"Beberapa waktu yang lalu saya sudah posting sesuai sumber yang saya dapat bahwa fufufafa ini setelah selesai SD di SDN 16 Mangkubumen Solo tahun 1999, lanjut ke SMP 1 Solo dan lulus tahun 2002. Kemudian... nah ini yang mulai ruwet, berdasarkan pengakuan yang bersangkutan di tahun 2002 dia lanjut SMA di Singapura tepatnya di Orchid Park Secondary School tahun 2002-200x (saya tulis karena tidak jelas). Padahal, Orchid Park Secondary School adalah Sekolah Menengah setara SMP bukan SMA," cuit pemilik akun.
Lebih lanjut, pemilik akun tersebut juga menyebut bahwa Gibran Rakabuming sempat bersekolah di SMA Santo Yosef.
"Ternyata, sumber sangat valid, justru memberikan info yang berbeda bahwa fufufafa sebetulnya, setelah lulus dari SMP, dia sekolah SMA di SMA swasta Solo, tepatnya SMA Santo Yosef di sekitar tahun 2002-2004. Bahkan dia sendiri mengakui melalui akun Chilli Pari bahwa dia langganan Steak Sakau sejak SMA. Tetapi ternyata di SMA Santo Yosef pun dia hanya sampai kelas 2," tambahnya.
Tak hanya itu, pemilik akun mencuitkan bahwa Gibran Rakabuming diduga melanjutkan pendidikan SMA di SMK Kristen karena tak lulus dari SMA Santo Yosef.
"Kemudian, ada info yang menyatakan dia pindah sekolah di SMK Kristen Solo selama dua tahun juga, tanpa ada kejelasan apakah di SMK Kristen Solo ini dia lulus atau tidak. Kedua SMA itu, SMA Santo Yosef maupun SMK Kristen tidak pernah diakui oleh fufufafa secara formal," imbuhnya.
Baca Juga: Reveil of Heal: Karya Film P5 Inspiratif Fase F1 SMA Negeri 1 Purwakarta
Pemilik akun mengunggah dua gambar tangkapan layar yang berisi pengakuan warganet lainnya. Pengguna X tersebut mengaku bahwa kakaknya pernah mengenyam pendidikan di sekolah yang sama dengan Gibran Rakabuming di SMA Santo Yosef.
"Tapi dia emang pernah sekolah di SMA Santo Yosef. Soalnya satu Angkatan sama abangku. Tapi emang cuma 2 tahun abis itu nggak tau kemana," cuit akun @kla*****
Dalam tangkapan layar lainnya, pemilik akun mengunggah pengakuan netizen di komentar YouTube. Ia bahkan mengaku pernah satu kelas dengan Gibran Rakabuming di SMK Kristen Solo.
"Saya sekelas dengan Samsul Waktu sekolah di SMK Kristen Solo, emang anak IQnya dipertanyakan, nggak pernah masuk sekolah dan tiba-tiba hilang nggak tau kemana. Pas tiba-tiba jadi Wali Kota saya sebagai teman dan orang Solo kaget kok bisa orang kayak gini bisa jadi Wali Kota," tulisnya.
Unggahan tersebut sontak menuai beragam reaksi dari pengguna X lainnya.
"Jika netizen tidak kepo dan membongkarnya, Gibran belajar di UTS Insearch dipropagandakan seolah-olah Gibran udah S2," cuit @past*********
"Di kerjaan, gue sering nggak peduli sama ijaza. Yang penting bukti pekerja keras dan jujur. Nah si fufufafa itu nggak punya keduanya. Terutama kejujuran. Bahkan kalaupun dia secerdas Habibie, maka dia tetap nggak pantas jadi pejabat publik. Apalagi wapres," komentar @pri**_********
"Foto wisuda Gibran cuma ada satu-satunya, biasanya wisudawan bakal foto ramai-ramai dengan teman-teman, keluarga di depan kampus atau di auditorium, nggak pernah ada teman SMA atau teman kuliahnya yang pernah diwawancara tentang si fufufafa. Gibran ini misterius," tambah @nis*******
"SMP 1 Solo sebelum sistem PPDBnya dirusak dengan sistem zonasi adalah SMP paling top dan menjadi sekolah favorit dan SMA Yosef juga sekolah bagus. Mungkin Gibran tidak naik kelas terus pindah ke SMK Kristen? Kalau lancer nggak mungkin keluar dan pindah," timpal @bon**********
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
6 Pilihan HP 5G RAM 12 GB Terbaik Harga Rp5 Jutaan, Spek dan Performa Juara
-
Mulai 19 Juli 2026 Cara Daftar Kartu Perdana Berubah Total! Simak Aturannya
-
Adu Kamera Samsung S26 Ultra vs Oppo Find X9 Ultra, Mana yang Lebih Cakep?
-
4 HP Samsung Galaxy A Series Termurah Juli 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Harga HP Naik Terus? Ini Waktu Terbaik Ganti HP Baru Menurut David GadgetIn
-
4 HP Redmi Terbaik 2026 Menurut Reviewer Gadget untuk Multitasking hingga Gaming
-
Update Harga HP Samsung Juli 2026, dari Seri Termurah hingga Flagship
-
25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
-
14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi
-
Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI, DCE Academy 2026 Cetak Wirausaha Digital Baru