Suara.com - Anies Baswedan mencuri perhatian usai hadir dalam GJLS Show beberapa waktu lalu. Dalam salah satu penggalan video, Anies nampak menjelaskan pentingnya minat dan daya baca di generasi kini.
Pernyataannya ini membuat nama Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming kena sentil.
Penggalan video Anies Baswedan yang hadir dalam GJLS Show bersama Rigen dan kawan-kawan ini diunggah oleh akun @Mdy_Asmara1701 dan menjadi viral di laman X.
Dalam video tersebut, Anies Baswedan menyebut jika minat baca bukanlah satu-satunya hal yang penting, perlu ada daya baca yang menjadi patokan seseorang sanggup baca secara panjang dan mendalam secara tuntas.
"Yang gak kalah penting, bukan cuma minat baca. Tapi yang lebih penting lagi, daya baca. Seberapa dia sanggup membaca yang panjang, mendalam sampai tuntas. Yang kita kejar sebagai bangsa ini adalah daya baca," ujar Anies Baswedan.
Anies Baswedan menyebut jika hal ini bisa dimulai dengan membebaskan anak memilih buku yang ia sukai. Hal tersebut akan menjadi kebiasaan membaca buku yang menjadi rutinitas.
Pernyataan Anies Baswedan mengenai minat dan daya baca ini kemudian mendapat berbagai reaksi di media sosial.
Beberapa netizen memuji kecerdasan politikus tersebut namun banyak juga yang menyentil Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming yang sebelumnya mengaku tidak suka membaca buku.
"Kalau saya sendiri sih jujur aja saya orangnya apa ya, gak suka baca. Kalau saya sih sukanya baca komik, itu jelas lah. Kalau artikel paling artikel ringan, gak pernah yang berat-berat" ujar Gibran dalam wawancara dengan Najwa Shihab beberapa waktu yang lalu.
"Ada yang kebiasaan baca komik sejak kecil pak, sampai bangkotan dan jadi presiden pun bacaannya masih komik" balas netizen.
"Keren, inilah nilai yang tetap membuat saya konsisten ada di barisan kaum cerdas" komentar akun lainnya.
"Daya baca itu skill dan untuk mengasah skill daya baca, minat bacanya juga harus tinggi" ungkap netizen.
"Gara-gara Gibran, anak-anak zaman sekarang jadi pada males belajar" tulis akun lainnya membalas.
Berita Terkait
-
Tuntut Prabowo Copot Jabatannya Usai Hina Tukang Es Teh, Publik Ogah Uang Pajak Dipakai Fasilitasi Gus Miftah: Memalukan
-
Usai Olok-olok Hina Penjual Es Teh, Gus Miftah Minta Maaf karena Kena Semprot Mayor Teddy
-
Dear Gus Miftah! Ini Ada Pesan Menohok dari Setan Merah
-
Sosok yang Tertawakan Perkataan Gus Miftah ke Penjual Es Teh Turut Dikecam Netizen
-
Siapa KH Usman Ali? Disebut Netizen Tertawa Paling Kencang saat Gus Miftah Diduga Ejek Pedagang Es Teh
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Viralnya Liga Aspal Bikin Anak-Anak Menteng Kini Punya Lapangan Bola Sungguhan
-
Temui Mendag China di Shanghai, Airlangga Dorong Kemitraan Ekonomi yang Lebih Seimbang
-
Moisturizer Sariayu untuk Kulit Berminyak yang Mana? Ini Pilihan dan Review Pembelinya
-
3 Review Lipstik Ombre Lips yang Bagus dan Tahan Lama, High-Pigmented dan Transferproof 24 Jam
-
Cocoon Siap Tayang Global, Anime Perang Garapan Eks Animator Studio Ghibli
-
6 Parfum Lokal yang Cocok untuk Zodiak Gemini, Aromanya Fresh dan Ceria
-
Wonwoo SEVENTEEN Abadikan Cinta Tulus di Lagu Spring, Summer, Fall, Winter
-
Tensi Geopolitik Timur Tengah Mereda, ICP Juni 2026 Turun ke 83,45 Dolar AS per Barel
-
Karier Panjang Aiptu EW Anggota Polres Blitar Kota Hancur di Tangan Narkoba
-
Inggris vs Prancis: Konsistensi Penyerangan Prancis Berjumpa dengan Permainan Pragmatis Inggris