Suara.com - Seorang netizen di laman X baru-baru ini membahas thesis mengenai efek negatif julukan bau badan bagi perempuan. Cuitan ini kemudian viral usai banyak netizen yang justru menyebut nama menantu Jokowi, Erina Gudono.
Bahasan mengenai efek negatif julukan bau badan ini dibagikan oleh akun @rdmakbar dan menjadi viral di X dalam waktu singkat. Hal ini ia ambil dari penelitian yang dilakukan oleh pengguna X lainnya yaitu @DrAllyLouks.
Menurutnya, sebutan bau badan bagi perempuan itu memiliki efek besar. Hal tersebut bahkan disebut sebagai bentuk oppresi, misoginis dan rasis pada perempuan.
Thesis dengan judul 'Politic of Smell' ini membuat netizen tersebut teringat akan sosok Erina Gudono yang sebelumnya menuai kritik dan disebut bau badan oleh publik.
"Thesis nya Mbak ini basically bilang bahwa ngatain perempuan bau itu efeknya besar ke si perempuan. Contoh waktu netizen rame2 ngatain Erina Gudono bau ketek," tulis akun tersebut.
Cuitannya kemudian menjadi viral di X dan mendapat berbagai komentar dari netizen. Komentar ini berkaitan dengan menantu Jokowi, Erina Gudono yang sebelumnya mendapat nyinyiran dan disebut bau badan.
"Tapi kalau ke Erina gapapa banget sih" balas netizen.
"Poin yang bagus kak, tapi untuk konteks Erina ini karena dia bagian pemerintahan jadinya sampai banyak yang kontra segitunya" komentar akun lainnya.
"Kalau Erina emang pantes dikatain bau ketek itu, dia tidak teroppresi. Justru ngatain dia itu bentuk dari perlawanan terhadap oppresi" ungkap netizen.
"Kalau Erina cuma bau doang gak akan banyak yang hujat, lah dia udah bau, oligarki, tone deaf, semua dia borong. Bau ketek hanya tip of an iceberg wkwk" tulis akun lainnya membalas.
Cuitan mengenai thesis efek negatif julukan bau badan untuk perempuan ini lalu sudah mendapat lebih dari 2.000 retweets dan ratusan balasan dari netizen usai viral di X beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
Deretan Fitur Ugreen EchoBuds Magic, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
-
Asus TUF Gaming F16 dan A16 Resmi Pakai RTX 50-Series, Tangguh Berstandar Militer
-
Tablet Apa yang Cocok untuk Pelajar? 5 Pilihan Tab Rp1 Jutaan dengan Spek Dewa dan Baterai Badak
-
India 'Buang Muka' dari Sawit Indonesia, Harga Referensi CPO Juni 2026 Terkoreksi 1,91 Persen
-
Redmi Headphones Neo Lolos Sertifikasi Komdigi, Usung Hi-Res dan Baterai Tahan Lama
-
Hacker Gunakan Kode QR Teks untuk Kelabuhi Email Security, Ini Cara Kerjanya
-
Gunakan Snapdragon X2, Baterai Acer Swift Spin 14 AI Diklaim Tahan Seharian
-
Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED