Pengamatan dari teleskop Keck di Hawaii menemukan bahwa salah satu ujung jejak bintang ini tampaknya terkait dengan galaksi katai jauh, tempat lubang hitam yang bergerak bebas mungkin telah diamati secara astronomis.
Lubang hitam membentuk jantung galaksi besar seperti Bima Sakti kita, mengikat gas, debu, dan sistem bintang di sekitarnya pada tempatnya.
Jadi bagaimana salah satu raksasa kosmik ini bisa melakukan vamoose? Menurut penulis penelitian, ada kemungkinan bahwa lubang hitam tersebut pernah mengorbit lubang hitam kedua dalam susunan biner yang langka.
Kemudian, ketika lubang hitam ketiga dimasukkan ke dalam sistem selama penggabungan galaksi, interaksi gravitasi yang kacau membuat satu lubang hitam terbang. ke alam hitam liar di sana.
Jika dikonfirmasi melalui penelitian lanjutan, ini akan menjadi bukti pertama bahwa lubang hitam bisa lepas dari galaksinya.
JUMBO Teleskop James Webb
Lubang hitam bukan satu-satunya pelarian kosmik; planet juga telah terlihat dalam pelarian, dan dalam jumlah yang jauh lebih besar.
Pada tahun 2023, Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) mendeteksi lebih dari 500 planet "nakal" yang mengambang bebas melewati Nebula Orion.
Sekitar 80 di antaranya terlihat mengorbit satu sama lain dalam pasangan biner – sebuah fenomena yang tidak memiliki penjelasan jelas.
Baca Juga: Ilmuwan Temukan Cerobong Asap Misterius di Dasar Laut Mati, Tanda Apa?
Karena planet-planet jahat ini kira-kira sebesar Jupiter, para ilmuwan menamakannya objek biner bermassa Jupiter – atau JUMBO.
NASA memperkirakan mungkin ada triliunan planet jahat yang berkeliaran di galaksi kita, banyak di antaranya keluar dari orbitnya pada masa-masa awal pembentukan sistem bintang yang kacau balau.
Namun model yang ada saat ini gagal menjelaskan keberadaan JUMBO. Sebuah teori menyatakan bahwa benda-benda aneh ini terbentuk langsung dari runtuhnya awan gas dan debu di ruang antarbintang, dalam versi yang lebih kecil tentang bagaimana bintang terbentuk.
Teori lain mengatakan bintang yang lewat bisa saja mendorong objek tersebut keluar dari orbitnya, namun model menunjukkan bahwa penjelasan ini sangat tidak mungkin.
Untuk saat ini, JUMBO menimbulkan teka-teki berukuran jumbo bagi para astronom.
Gelembung Fermi
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
5 Rekomendasi Tablet Rp2 Jutaan 2026 yang Cocok untuk Multitasking
-
20 Prompt AI Edit Foto Lebaran Jadi Glow Up dan Estetik, Tinggal Copas!
-
32 Kode Redeem FF 22 Maret 2026: Trik Spin Bundle Old Clover Cuma Modal 1000 Diamond
-
28 Kode Redeem FC Mobile 22 Maret 2026: Kunci Jawaban Kuis Hari 3 dan Trik Gacha Draft Mewah
-
6 HP Rp2 Jutaan yang Awet Jangka Panjang, Performa Ciamik Fitur Lengkap!
-
Terpopuler: Template Balasan WhatsApp Ucapan Lebaran 2026, Rekomendasi HP Rp4 Jutaan Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Rp4 Jutaan Terbaik, Pilihan Cerdas Upgrade Gadget Pakai Uang THR
-
35 Jawaban Minal Aidzin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin untuk Balas Chat WhatsApp
-
35 Ucapan Minal Aidzin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin untuk Grup WhatsApp
-
56 Kode Redeem FF Max Terbaru 21 Maret 2026, Kesempatan Raih hingga 999 Diamond!