Suara.com - Video lawas Miftah Maulana alias Gus Miftah yang mengaku sebagai keturunan ke-18 dari Prabu Brawijaya dan ke-17 dari Raden Patah Demak hingga kini masih diperdebatkan oleh warganet di media sosial.
Baru-baru ini, pernyataan Gus Miftah dibantah oleh seorang peneliti sejarah bernama Yosef Kelik. Melalui cuitan di akun X miliknya, @sefkelik pada 9 Desember 2024, pemilik akun tersebut menulis bahwa Brawijaya merupakan tokoh fiktif atau bohongan.
"Mengaku keturunan Brawijaya itu tentu maksud hati supaya dapat imej keturunan raja, terlebih lagi raja Majapahit. Namun, nyatanya Brawijaya itu tokoh fiktif atau kalau nggak ya campur baur beberapa tokoh sekaligus. Nggak ada Raja Majapahit bernama Brawijaya benernya," tulisnya sembari mengutip video pengakuan Gus Miftah.
Tak hanya itu, Yosef Kelik yang juga bekerja di museum juga menyebut bahwa kepercayaan terhadap adanya Raja Majapahit bernama Brawijaya adalah sesuatu yang kedaluwarsa.
"Narasi 'Brawijaya [V] adalah raja terakhir Majapahit' ala Babad Tanah Jawa dan naskah maupun legenda serumpunnya memang terbilang sudah ketinggalan zaman atau malah kedaluwarsa, kurang lebih demikian jika menyimak perkembangan temuan sumber satu perempat abad terakhir," tambahnya.
Unggahan yang disukai sebanyak lebih dari 9.700 kali oleh sesama pengguna X itu pun menuai beragam komentar dari warganet.
"Orang tuh kenapa banyak yang suka ngaku keturunan ini itu ya? Kalau dianya jelek mah ya sama aja jelek, nggak akan ngaruh mau keturunan siapa juga," komentar @ard******
"Iyaa bener, di banyak prasasti yang ditemukan mengenai Majapahit nggak ada yang bilang bahwa ada Raja Majapahit namanya Brawijaya," tambah @choc**********
"Perasaan dulu pas belajar sejarah di SMA juga nggak ada tuh Raja Majapahit yang namanya Brawijaya," sahut @monc**********
Baca Juga: Gus Miftah Biayai Keluarga Sunhaji ke Tanah Suci, Begini Pahala Mengumrahkan Orang Lain
"Yang asli keturunan biasanya malah diem dan nggak bilang-bilang. Soalnya yang aku lihat gitu dari yang pernah aku temui," cuit @ast*********
"Blunder legitimasi silsilah. Jadi dipertanyakan keabsahan klaimnya," timpal @harr**
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh