Suara.com - Firma riset OpenSignal menobatkan Biznet sebagai penyedia layanan internet fixed broadband (jaringan internet tetap/Wifi) terbaik di Indonesia selama Q3 2024.
Berdasarkan riset OpenSignal yang dikumpulkan 1 Agustus hingga 29 Oktober 2024, internet Biznet unggul di empat kategori yang mencakup kecepatan unduh (download), kecepatan unggah (upload), pengalaman keandalan, dan pengalaman menggunakan video.
Biznet mendapatkan 34 poin untuk kecepatan unduh, 24 poin kecepatan unggah, 424 poin untuk pengalaman keandalan, dan 67,6 poin untuk pengalaman menggunakan video. Di kategori terakhir ada juga Oxygen.id yang mendapatkan poin serupa dengan Biznet.
Biznet hanya kalah di kategori konsistensi kualitas dengan poin 58,9 persen. Mereka berada di posisi lima di bawah XL Home (67,6 persen), Indosat HiFi (61,7 persen), Icon Plus (61,3 persen), dan MyRepublic (59,7 persen).
President Director Biznet, Adi Kusma menyampaikan, hasil laporan Opensignal di Q3 ini merupakan salah satu bukti dukungan dari pelanggan dan juga komitmen perusahaan dalam memberikan layanan terbaik.
"Apa yang kami raih ini, menjadi motivasi kami untuk terus berinovasi dan membangun jaringan fiber optik dan kabel laut untuk menyediakan layanan yang handal di seluruh kota-kota di Indonesia," katanya dalam siaran pers, Senin (23/12/2024).
Sepanjang 2024, Adi menyebut kalau Biznet telah memiliki jaringan kabel Fiber Optik yang membentang sepanjang 100.000 KM, dengan lebih dari 3.000.000 homepass tersebar di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, Flores dan Timor.
Hingga saat ini, lanjutnya Biznet telah menjangkau lebih dari 180 kota di 23 provinsi di Indonesia.
"Oleh karena itu, kami tetap terus meningkatkan kualitas dan juga memperluas area cakupan kami ke depannya di mana kami akan terus melanjutkan pembangunan kabel bawah laut untuk menghubungkan lebih banyak pulau di Indonesia dan mendukung pemerataan akses Internet berkualitas di Indonesia,” jelasnya.
Baca Juga: Indonesia Menuju Adopsi IPv6 Enhanced Net5.5G yang Lebih Luas dan Evolusi Teknologi Jaringan Terbaru
Berita Terkait
-
Indonesia Menuju Adopsi IPv6 Enhanced Net5.5G yang Lebih Luas dan Evolusi Teknologi Jaringan Terbaru
-
25 Nama Wifi Lucu & Kreatif yang Membuat Tetangga Jengah
-
Cara Ganti Password WiFi Indihome Sendiri, Ikuti Langkah Berikut Ini
-
20 Nama Wifi Lucu, Unik, Bisa Jadi Inspirasi Kamu
-
Telkom dan MyRepublic Sepakat Kerja Sama Perluas Bisnis Internet Rumahan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN