Suara.com - Ponsel atau HP telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Kita menggunakannya hampir di setiap kesempatan,di tempat kerja, saat bepergian, bahkan di meja makan atau kamar tidur. Sayangnya, kebiasaan membawa HP ini juga meluas ke kamar mandi atau toilet.
Tanpa disadari, ponsel menggantikan peran majalah atau koran yang dulu sering menemani "urusan pribadi." Namun, pernahkah Anda berpikir seberapa kotor HP yang selalu Anda bawa?
Anda mungkin terkejut mengetahui bahwa ponsel Anda bisa lebih kotor daripada dudukan toilet. Simak penjelasan berikut yang dirangkum Suara.com dari Scienceabc.
Bakteri yang Bersarang di Ponsel
Tubuh manusia penuh dengan triliunan bakteri. Faktanya, jumlah bakteri di tubuh kita melebihi jumlah sel tubuh itu sendiri. Maka, tidak mengherankan jika bakteri juga ditemukan di layar HP kita.
Penelitian menunjukkan bahwa layar HP siswa sekolah menengah memiliki lebih dari 17.000 salinan gen bakteri. Dengan kata lain, ponsel adalah salah satu benda paling menjijikkan yang kita sentuh setiap hari.
Tapi, apakah bakteri di ponsel kita berbahaya?
Bakteri "Baik" vs. Bakteri "Jahat"
Kulit manusia memiliki mikrobioma alami yang membantu menjaga keseimbangan kesehatan kulit. Contohnya adalah Staphylococcus epidermidis, yang menghasilkan enzim untuk melindungi lapisan kulit.
Baca Juga: Daftar HP yang Tak Bisa Gunakan WhatsApp di Tahun 2025, Adakah Ponsel Kamu?
Namun, ada juga bakteri seperti Propionibacterium acnes, penyebab jerawat. Karena ponsel sering bersentuhan dengan tangan dan wajah, bakteri ini dapat dengan mudah berpindah dan menyebabkan masalah kulit.
Selain itu, beberapa bakteri berbahaya lainnya yang sering ditemukan di ponsel meliputi:
- Escherichia coli (E. coli): Berasal dari kotoran, menunjukkan bahwa ponsel mungkin terkontaminasi feses.
- Staphylococcus aureus: Bisa menyebabkan infeksi kulit hingga pneumonia.
- Pseudomonas dan Salmonella: Bakteri ini dikenal sebagai patogen oportunistik yang berbahaya bagi orang dengan kekebalan tubuh lemah.
Apakah Ponsel Benar-benar Lebih Kotor dari Dudukan Toilet?
Menurut beberapa penelitian, ponsel bisa 10 kali lebih kotor daripada dudukan toilet. Ini disebabkan oleh frekuensi kita menyentuh ponsel, tetapi jarang membersihkannya.
Dr. Charles Gerba, seorang ahli mikrobiologi, menyebutkan bahwa permukaan ponsel merupakan tempat yang hangat dan ideal bagi bakteri untuk berkembang biak. Tidak seperti dudukan toilet yang sering dibersihkan, ponsel jarang mendapat perhatian yang sama.
Apa yang Lebih Kotor dari Ponsel?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus