Suara.com - Anies Baswedan dikenal sering membagikan pemikirannya di media sosial X. Tak hanya mengedukasi, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga sering mengunggah berbagai macam konten.
Baru-baru ini, Anies Baswedan menyoroti video yang viral di platform X. Video tersebut merupakan eksperimen sosial di mana seseorang menawarkan roti atau lotre kepada orang-orang tak dikenal di pinggir jalan, seperti pemulung. Namun, mayoritas memilih lotre dibandingkan roti yang membuat kenyang.
Video seperti itu banyak dilakukan oleh pembuat konten di Indonesia karena terinspirasi dari serial Squid Game 2 yang menayangkan konten serupa. Namun, banyaknya orang yang lebih memilih lotre daripada roti justru menarik perhatian Anies Baswedan. Hal itu membuat publik membandingkannya dengan Gibran Rakabuming, Wakil Presiden Indonesia.
Anies Baswedan menjelaskan bahwa video tersebut mengajarkan sisi psikologi maupun sosiologi, di mana ia mengutip sebuah sumber buku berjudul The Broken Ladder karya Keith Payne.
"Di buku itu Payne menjelaskan teori sensitivitas risiko: orang yang hidup dalam ketimpangan cenderung mengambil lebih banyak risiko. Ketidakpastian dan keterbatasan membuat mereka berharap untuk 'melompat' beberapa anak tangga sekaligus karena mendaki satu per satu tampak hampir mustahil. Dalam situasi ketimpangan, bias tersebut sangat sulit dihindari, termasuk oleh kita sendiri bila ditempatkan pada situasi yang sama," tulis Anies Baswedan.
Lebih lanjut, Anies Baswedan menilai jika kemiskinan yang terlihat dalam video tersebut merupakan masalah struktural yang kompleks.
"Namun, yang paling penting, video ini membuat kita belajar untuk memiliki empati dan mau melihat persoalan secara lebih mendalam. Kemiskinan sering kali merupakan hasil dari masalah struktural yang kompleks. Menganggap kemiskinan hanya disebabkan oleh kesalahan atau kebodohan kaum miskin adalah pandangan yang dangkal dan tidak berdasar. Jangan sampai kita terjebak kekeliruan berpikir seperti itu, karena hanya akan membuat kita ikut memperburuk keadaan alih-alih membantu menyelesaikan masalah," tambahnya.
Tak disangka, unggahan Anies justru menarik perhatian publik lantaran ia mampu menjelaskan dari pandangan yang berbeda. Pasalnya, banyak warganet yang menilai jika video eksperimen sosial seperti itu tidak berbobot.
Beberapa pun membandingkan nalar Anies Baswedan mengenai kemiskinan dengan Gibran Rakabuming. Mayoritas sangsi jika putra sulung Jokowi mampu memiliki pemikiran yang sama.
Baca Juga: Intip Padu Padan Kebaya Selvi Ananda di Acara Kenegaraan: Koleksi Perhiasan Tuai Omongan
"Aku nggak akan bisa jadi Abah Anies yang santun ini. Padahal bisa langsung ngetik 'konten tolo*'. Muak sama para pembuat konten yang makin hari, makin mengeksploitasi orang miskin. Ketimpangan makin nyata, mereka seenaknya memanfaatkan kemiskinan struktural dengan konten-konten gobl**," cuit @norm********
"Kalau pelajaran dari video di atas apa bang @gibran_tweet?" komentar @yanji*****
"Gibran jangan disuruh mikir yang berat. Kasihan otaknya nggak nyampe, IPK cuma 2,3," tambah @enda*****
"Gibran pasti nggak punya pemikiran begini," timpal @clai******
"Ini adalah ekspektasi jawaban di level pejabat negara. Bukan bilang sawit adalah pohon, bagi-bagi susu, atau mobil bawa dokumen harus ada Patwal," sahut @adi****_******
"Kira-kira orang yang disebut Wapres itu bisa bikin tweet ngejelasin gini nggak ya?" ujar @itsann******
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB
-
Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh
-
52 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Mei 2026: Klaim Kartu 115-120 dan Tag Gratis
-
73 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 Mei 2026: Raih Parasut, Skin Eclipse, dan MP40 Cobra
-
Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini
-
Mortal Kombat 2 Raup Puluhan Miliar Sebelum Tayang, Siap Ikuti Kesuksesan Super Mario?
-
Telkomsel Perkuat Layanan Digital Berbasis AI, Fokus Hadirkan Customer Experience Lebih Cepat
-
XLSMART Latih 25 Ribu Siswa Jadi Talenta Digital, Fokus pada Kreator Konten dan Skill Teknologi
-
3 Model Vivo X500 Series Terdaftar di IMEI, Usung Chipset Kencang Terbaru MediaTek