Ditempa seluruhnya dari perunggu, helm ini, yang meliputi pelengkap seperti tanduk yang bengkok menyerupai tanduk banteng, mungkin tidak dimaksudkan untuk digunakan dalam pertempuran sebenarnya. Sebaliknya, helm ini mungkin memiliki makna keagamaan.
Akan tetapi, ini tidak ada hubungannya dengan Zaman Viking.
Bagaimana Bangsa Viking Dikenal dengan Helm Ini?
Penggambaran Viking bertanduk ini berasal dari tahun 1800-an, sebuah era yang ditandai oleh renungan kreatif seniman Skandinavia seperti Gustav Malmström dari Swedia.
Para seniman ini, mungkin didorong oleh bakat artistik dan sedikit imajinasi, memperkenalkan tutup kepala bertanduk yang sekarang menjadi ikon pada penggambaran mereka tentang perampok bertingkat.
Ilustrasi Malmström, yang ditampilkan dalam buku The Saga of Frithiof tahun 1820 , menawarkan sekilas ke dalam kerajaan tempat para raja mengenakan helm yang dihiasi dengan tanduk lateral kecil dan bahkan sayap naga.
Simbolismenya jelas yakni helm-helm ini sarat dengan koneksi mistis, yang menghubungkan para prajurit dengan kerajaan monster legendaris.
Asal mula kaitan helm bertanduk dengan bangsa Viking dapat ditelusuri kembali ke akhir abad ke-19.
Selama periode ini, komposer ternama Richard Wagner merilis siklus opera ambisiusnya, Der Ring des Nibelungen (umumnya disebut sebagai "Siklus Cincin"), yang berlatar belakang kisah-kisah Nordik kuno.
Baca Juga: Penemuan Jimat Kuno Ubah Pemahaman Sejarah Awal Kekristenan di Eropa
Di balik layar, perancang kostum Carl Emil Doepler menghidupkan karakter-karakter opera dengan menghiasi mereka dengan helm bertanduk.
Tanpa mereka sadari, hiasan artistik ini akan menjadi fondasi bagi stereotip yang terus-menerus dan memikat.
Apa Artinya helm bertandu Viking
Tidak ada arti yang jelas. Namun ada kemungkinan ini hanya kecenderungan manusia untuk meromantisasi dan memitologikan masa lalu.
Daya tarik mitos dan legenda, yang dijalin dengan kegembiraan penemuan sejarah, sering kali membentuk persepsi populer tentang tokoh dan zaman sejarah.
Gambaran populer tentang prajurit Viking yang gagah perkasa, yang dihiasi dengan helm bertanduk yang ganas, telah terukir dalam kesadaran kolektif kita.
Gambar ini menjadi bukti hubungan dinamis antara sejarah dan ekspresi kreatif yang menafsirkan dan menafsirkan ulang sejarah untuk generasi mendatang.
Itulah sejarah mengapa helm viking digambarkan bertanduk, bagaimana menurutmu?
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung