Suara.com - Para ahli Kaspersky Digital Footprint Intelligence melihat lonjakan minat yang signifikan terhadap penguras kripto di pasar dark web.
Penguras kripto adalah jenis malware yang muncul sekitar tiga tahun lalu dan dirancang untuk mengelabui korbannya agar mengizinkan transaksi penipuan untuk mencuri dana dari dompet mereka.
Metode umum termasuk airdrop palsu, situs phishing, ekstensi browser berbahaya, penipuan melalui iklan, kontrak pintar berbahaya, dan pasar NFT palsu.
Jumlah utas dark web yang membahas penguras kripto meningkat sebesar 135 persen, dari hanya 55 pada tahun 2022 menjadi 129 pada tahun 2024.
Dalam utas ini, penjahat dunia maya membahas berbagai topik, mulai dari jual beli jenis perangkat lunak berbahaya ini hingga menyusun tim untuk pendistribusian, dan seterusnya.
“Mengingat tren ini, minat pelaku kejahatan siber terhadap penguras kripto dan serangan terkait kemungkinan akan terus tumbuh pada tahun 2025,” kata Alexander Zabrovsky, pakar keamanan di
Kaspersky Digital Footprint Intelligence.
Dia menambahkan, ini berarti para antusias kripto harus lebih waspada dari sebelumnya, mengadopsi langkah-langkah keamanan kripto yang kuat.
Sementara itu, perusahaan harus fokus pada edukasi pelanggan dan karyawan sambil secara aktif memantau kehadiran daring penjahat siber untuk mengurangi risiko serangan yang berhasil.
"Para penguras kripto sering kali menggunakan taktik rekayasa sosial untuk mencuri dana," ujarnya dalam keterangan resminya, Kamis (16/1/2025).
Menurutnya, mereka mungkin mengeksploitasi merek dompet dan bursa yang terkenal untuk memikat korban agar mengungkapkan informasi dompet mereka atau melakukan transaksi.
"Jika ada situs phishing atau penipuan yang teridentifikasi, situs tersebut dapat segera ditutup, sehingga mencegah calon korban jatuh di perangkat penipuan ini. Memanfaatkan alat khusus dapat sangat meningkatkan proses pemantauan ini," jelas Alexander Zabrovsky.
Ancaman lain yang diperkirakan akan meningkat pada tahun 2025, termasuk pelanggaran dan kebocoran data.
Peneliti Kaspersky telah mengamati peningkatan iklan basis data perusahaan di salah satu forum bayangan yang populer.
Secara khusus, jumlah posting jual beli basis data meningkat sebesar 40 persen antara Agustus dan November 2024, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Meskipun sebagian dari pertumbuhan ini mungkin sebagian berasal dari posting ulang kebocoran data yang lama, penjahat dunia maya jelas tertarik untuk mendistribusikan data yang bocor – baik yang baru maupun yang lama.
“Tidak semua iklan pelanggaran data di dark web berasal dari insiden yang sebenarnya. Beberapa ‘penawaran’ mungkin hanya berupa materi yang dipasarkan dengan baik," ujarnya.
Dia menambahkan, penjahat dunia maya dapat menghasilkan publisitas, menciptakan perbincangan, dan mencoreng reputasi perusahaan yang menjadi target hanya dengan mengumumkan pelanggaran data.
"Hal ini menggarisbawahi semakin pentingnya pemantauan penyebutan merek dan aset perusahaan di pasar gelap, yang memungkinkan pertahanan proaktif dan respon cepat,” jelas Alexander Zabrovsky.
Berita Terkait
-
Kena Ransomware, BSSN Pede Data PDN Tak Disebar ke Dark Web
-
5 Situs Dark Web yang Disembunyikan Google, Jarang Diketahui!
-
Penjahat Siber Siap Memanfaatkan ChatGPT di Dark Web
-
Proyeksi Pasar Dark Web 2024: Hati-hati Iklan di Mesin Pencarian
-
Rata-rata 1,700 Postingan Berisi Data Perusahaan Muncul Di Dark Web Setiap Bulannya
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Reddit Kembali Dibuka di Indonesia, Komdigi Ungkap Alasan dan Syaratnya
-
8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama
-
XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja
-
Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!
-
3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang
-
Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km
-
Lenovo Rilis Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 untuk Yoga, Legion, dan Legion Tab Terbatas!
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone