Suara.com - Dalam penggunaan laptop sehari-hari, kecepatan dan kinerja menjadi faktor penting, terutama saat menjalankan aplikasi berat atau memproses data berukuran besar. Salah satu komponen yang sangat memengaruhi hal ini adalah jenis penyimpanan yang digunakan: SSD (Solid State Drive) atau HDD (Hard Disk Drive).
SSD, dengan teknologi flash memory, menawarkan kecepatan baca dan tulis data yang jauh lebih tinggi dibandingkan HDD yang masih menggunakan piringan magnetik. Perbedaan kecepatan ini sangat terasa, terutama saat booting sistem operasi, membuka aplikasi, dan mentransfer file.
Namun, SSD umumnya memiliki harga yang lebih tinggi per kapasitasnya dibandingkan HDD. Lantas, bagaimana cara mengetahui jenis penyimpanan yang digunakan di laptop Anda?
Berikut ini dirangkum Suara.com, ada beberapa metode mudah untuk mengecek apakah laptop Anda menggunakan SSD atau HDD, sehingga Anda dapat memahami performa perangkat Anda dan mempertimbangkan upgrade jika diperlukan.
Cara Mengecek Laptop Pakai SSD atau HDD
1. Menggunakan Task Manager
Salah satu cara paling sederhana untuk memeriksa jenis penyimpanan di laptop Anda adalah melalui Task Manager. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka Task Manager: Tekan tombol Ctrl + Shift + Esc secara bersamaan, atau klik kanan pada bilah tugas dan pilih Task Manager.
- Pilih Tab Performance: Jika Task Manager terbuka dalam tampilan kecil, klik pada “More details” untuk memperluas tampilan.
- Klik Disk: Di sisi kiri, pilih opsi “Disk” untuk melihat informasi tentang penyimpanan Anda. Di sini, Anda akan melihat jenis drive yang terpasang, apakah SSD atau HDD.
2. Menggunakan Disk Management
Metode lain yang efektif adalah menggunakan Disk Management. Ini adalah alat bawaan Windows yang memberikan informasi detail tentang semua disk yang terhubung ke laptop Anda.
Baca Juga: Harga Macbook Pro M4 Series, Laptop Terbaru Apple yang Resmi Dirilis ke Indonesia
- Buka Disk Management: Klik kanan pada tombol Start, lalu pilih Disk Management.
- Lihat Daftar Disk: Di jendela Disk Management, Anda akan melihat semua drive yang terhubung. Klik kanan pada drive yang ingin Anda periksa, lalu pilih Properties.
- Periksa Jenis Drive: Di tab General, Anda akan melihat informasi mengenai jenis drive tersebut. Jika tertulis “Solid State Drive”, berarti laptop Anda menggunakan SSD; jika tertulis “Hard Disk Drive”, berarti menggunakan HDD.
3. Menggunakan Command Prompt
Jika Anda lebih suka menggunakan Command Prompt, berikut langkah-langkahnya:
- Buka Command Prompt: Tekan tombol Windows + R, ketik cmd, lalu tekan Enter.
- Masukkan Perintah: Ketik perintah berikut dan tekan Enter:
( wmic diskdrive get model, interfaceType ) - Periksa Hasil: Hasil yang muncul akan menunjukkan model drive Anda. Jika modelnya menyebutkan "SSD", maka itu adalah SSD; jika tidak, kemungkinan besar itu adalah HDD.
4. Menggunakan Aplikasi Pihak Ketiga
Jika Anda ingin informasi lebih mendetail tentang kesehatan dan performa drive, Anda bisa menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti CrystalDiskInfo atau HWMonitor.
- Unduh Aplikasi: Kunjungi situs resmi aplikasi tersebut dan unduh versi terbaru.
- Instal dan Jalankan Aplikasi: Setelah instalasi selesai, buka aplikasi tersebut.
- Periksa Informasi Drive: Aplikasi ini akan memberikan informasi lengkap tentang jenis penyimpanan, kesehatan, serta kecepatan baca/tulis dari SSD atau HDD.
Mengetahui jenis penyimpanan yang digunakan di laptop sangat penting untuk memahami performa perangkat Anda. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat dengan mudah mengecek apakah laptop Anda menggunakan SSD atau HDD.
Dengan informasi ini, Anda bisa membuat keputusan yang lebih baik terkait upgrade penyimpanan di masa depan atau hanya sekadar memahami bagaimana perangkat Anda berfungsi. Jadi, jangan ragu untuk mencoba metode di atas dan temukan jenis penyimpanan di laptop Anda!
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
Terkini
-
Lebih dari 30 Persen Warga Indonesia Curhat ke AI saat Sedih, Fenomena Baru di Era Digital
-
Bos Instagram Soroti Ledakan Konten AI dan Tantangan Membedakan Media Asli
-
55 Kode Redeem FF Terbaru 2 Januari 2026: Ada SG2, Bundle HRK, dan Happy 2026
-
Penundaan GTA 6 bak Pedang Bermata Dua: Berefek ke Gamer dan Developer
-
5 Pilihan HP Murah dan Awet Dipakai Lama, Harganya Mulai Rp1 Jutaan
-
Detail Penting Galaxy S26 Terungkap, Ponsel Lipat Samsung Ikut Kebagian Upgrade Besar
-
7 Rekomendasi Smartwatch Murah dengan Fitur Lengkap untuk Pria dan Wanita
-
27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 1 Januari 2026, Klaim 2.026 Gems dan Pemain Eksklusif
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 1 Januari 2026, Klaim M1014 Demolitionist dan The Hungry Pumpkin
-
Ini Kode Promo KIOSGAMER Januari 2026 Terbaru, Dapat Diskon hingga Bonus Diamond 30 Persen!