Suara.com - Sebuah video mengenai seorang pengamen waria yang marah-marah viral di media sosial. Transpuan tersebut nampak tak terima diberi uang Rp 1.000, lantas ia memilih untuk pamer kunci mobil.
Pengguna TikTok bernama @aaaainel mengunggah video saat seorang waria menghardik beberapa orang di dalam apotek. Video nampak direkam pada salah satu apotek di Kembangan, Jakarta Barat. "Seru tapi serem," tulis akun X @kegblgnunfaedh membagikan ulang postingan milik @aaaainel.
Unggahan video itu viral setelah ditonton 18 juta kali dan memancing belasan ribu komentar netizen. Menurut pemilik akun @aaaainel, pengamen waria ini kerap marah-marah saat tak diberi. Bahkan ia masih kesal usai diberi uang Rp 1.000.
"Marah-marah karena kita cuma bilang maaf nggak ada. FYI, mas ini sudah sering ke sini dan dikasih Rp 1000 tapi dia nggak terima, malah marah-marah sendiri dan pamer kalau punya mobil," tulis @aaaainel dikutip Sabtu (25/01/2025).
Waria tersebut lantas dinasehati oleh seorang dokter jaga di klinik mengingat ia membuat keriuhan. Saat dinasehati, pengamen itu justru semakin mengamuk. Ia menantang perekam video untuk memviralkan dirinya.
Tak hanya itu, sang pengamen juga memamerkan kunci mobil di depan wajah karyawan apotek. "Buruan viralin ada bencong gila bawa mobil. Cepat, viralin," tantang seorang transpuan sembari hampir masuk ke ruangan penyimpanan obat.
"Ya udah atuh, kenapa minta-minta," ucap perekam video. "Tapi aku nggak maksa ya. Apa maksa? Oh ya udah maksa, viralin, cus. Ya udah viralin, ada hukum nggak coba. Tapi yang maksa punya mobil nggak gue tanya? Udah punya mobil belum mbak? Jawab mamp*s!" kata si pengamen.
Waria itu juga mengklaim bila ia mempunyai penghasilan Rp 300 ribu per hari. Ia turut membanggakan bahwa dirinya telah memiliki rumah di kampung. Postingan video viral tersebut mendapat beragam komentar dari netizen.
"Sok kalau udah punya mobil ngapain malak. Ih geramnya aku, kalau jadi yang rekam udah aku omelin balik," cuit @po**t**707.
"Jujur punya usaha di pinggir jalan. Mending ngadepin pengemis ibu-ibu atau anak kecil. Mereka nggak ngatain kalau dikasih dikit," balas @am**y**izs.
"Tes urine aja. Barangkali habis nyabu dia," komentar @al**p**nomo.
Berita Terkait
-
Tolak Ngasih Uang Rp2.000, Pria di Cempaka Putih Ditusuk Pengamen Punk Mabuk
-
Viral Siswi SMA Tes Kehamilan di Sekolah, Publik Ramai-ramai Beri Dukungan
-
Mantan Kabareskrim Dukung Said Didu Bongkar Pagar Laut, Apa Kata Netizen?
-
Polisi Berpangkat Bripda Viral Bunyikan Sirine Mobil Sembari Senyam-senyum, Sespri Kapolri: Sudah Ditindak
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026
-
Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?