Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti baru-baru ini membahas mengenai bandara yang kurang ramai dan bahkan 'menganggur' di Indonesia.
Tak hanya itu, Susi Pudjiastuti juga menyinggung fenomena private jet yang bertambah banyak.
Sebagai informasi, Susi Pudjiastuti pantas mengomentari masalah operasional bandara mengingat ia mempunyai maskapai penerbangan Susi Air.
Sebelum dikenal sebagai menteri dengan sifat tegas, Susi adalah pengusaha bidang perikanan sekaligus pemilik PT ASI Pudjiastuti Aviation.
Menteri yang suka menenggelamkan kapal asing ilegal tersebut nampak mengomentari salah satu artikel berita dari media nasional.
Artikel itu membahas beberapa bandara yang kondisinya sangat sepi dan bahkan masuk dalam kategori menganggur.
Deretan bandara itu mencakup Bandara JB Soedirman (Purbalingga), Bandara Ngloram (Blora), Bandara Wiriadinata (Tasikmalaya), dan Bandara Kertajati (Majalengka).
Sebagai referensi, jumlah penerbangan internasional yang berangkat melalui Bandara Kertajati menurun signifikan pada Desember 2024.
Data BPS mengungkap bila jumlah penumpang penerbangan internasional kurang dari 1.000 orang. Dibanding bandara internasional lain, kondisi Bandara Kertajati terhitung cukup sepi.
Baca Juga: Gibran Sering Buat Konten Bersama Anak Sekolah, Netizen Curiga: Prospek Buat 2029?
Susi Pudjiastuti mengungkap bila sebenarnya bandara sepi lebih banyak lagi di Indonesia. Ia mengomentari artikel dengan stiker perempuan yang meletakkan telapak tangan di wajah. Itu mengindikasikan adanya isyarat 'tak habis pikir' dari Susi Pudjiastuti.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI tersebut mengaku heran terkait frekuensi penerbangan dan jumlah pesawat terbang komersil turun, namun private bertambah banyak. Susi mengeluhkan biaya-biaya service di penerbangan yang naik meski tidak ada maskapai yang terbang.
"Bandara yang tidak memiliki penerbangan lebih banyak lagi. Frekuensi penerbangan dan jumlah pesawat terbang komersil juga turun tapi private jet tambah banyak. Yang tidak turun & bahkan naik ribuan persen adalah biaya-biaya service di penerbangan dari landing fee, navigasi, ground handling dll. Tidak ada yang terbang tapi biaya naik. Jujur saya tidak mengerti," tulis Susi Pudjiastuti.
Postingan yang diunggah Susi Pudjiastuti viral setelah memperoleh ratusan retweet dan 2.400 tanda suka. Netizen justru menyinggung Jokowi di kolom komentar. Mereka beranggapan bila mantan Presiden RI tak membuat kajian mendalam sehingga beberapa bandara di Tanah Air sepi pengunjung meski kondisinya baru. Unggahan viral Susi Pudjiastuti menuai beragam komentar netizen.
"Itulah kalau keseringan pencitraan & pembangunan tidak pakai keilmuan," cuit @pi**_a*ah.
"Akibat dari kerja-kerja-kerja Si Mulyono," nyinyir @ki**uJ**ata.
"Susi Air banyak buka rute penerbangan di Indonesia Timur (Sulsel) Rute Makassar-Soroako/Masamba/Toraja. Bandara kecil tapi ramai ya bu. Bandara Kertajati cuma menang mewah tapi sepi," ungkap @Jak**olo**71.
"Jangan heran Bu Susi. Sekarang aja ibu kota nganggur kok," komentar @A**_n*mo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!
-
Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung
-
Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru
-
Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21