Sementara itu, isotop radioaktif diendapkan di sisi dekat, di mana panas yang mereka hasilkan dari peluruhan radioaktif melelehkan batu, memfasilitasi lebih banyak vulkanisme di sisi bulan yang menghadap Bumi .
Hasilnya adalah sisi terjauh memiliki sangat sedikit maria, dan karenanya tidak memiliki tonjolan kerutan panjang seperti sisi dekat.
Namun, dengan menggunakan gambar dari Kamera Sudut Sempit pada Lunar Reconnaissance Orbiter milik NASA, Clark, dan rekan peneliti Cole Nypaver dan Thomas Watters dari Smithsonian Institution di Washington, DC, telah mengidentifikasi 266 tonjolan kerutan di sisi terjauh maria.
Semua punggungan sisi jauh ini lebih kecil daripada rekan-rekannya di sisi dekat, lebarnya sekitar 328 kaki (100 meter) dan panjangnya sekitar 3.280 kaki (1.000 meter).
Mereka muncul dalam kelompok antara 10 dan 40 di maria sisi jauh, yang juga jauh lebih kecil daripada yang ada di sisi dekat.
Dengan ditemukannya punggungan kerutan bulan ini, maka besar kemungkinan bulan secara geologis masih aktif dan bentuknya akan berubah sesuai dengan aktivitasnya.
Kontributor : Damai Lestari
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim