Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengklaim kalau aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sukses berdampak positif pada produksi Handphone, Komputer Genggam, dan Tablet (HKT) dalam negeri.
Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Sopar Halomoan Sirait mengatakan kalau sepanjang tahun 2024, produksi HKT dalam negeri mencapai 49,42 juta unit berkat aturan TKDN.
"Kebijakan ini berdampak positif pada tumbuhnya industri HKT, di mana pada tahun 2024 angka produksi HKT dalam negeri menunjukkan jumlahnya itu 49,42 juta," katanya di sela-sela peluncuran Motorola Moto G45 yang digelar di Jakarta, Selasa (18/2/2025).
Ia menjelaskan, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 38 Tahun 2024 tentang Tanda Pendaftaran Produk Telepon Seluler dan Komputer Tablet.
Selain itu, ada pula Peraturan Komunikasi dan Informasi yang mendorong penerapan Threshold TKDN untuk setiap produk HKT yang menggunakan sinyal 4G ke atas.
Sopar memaparkan, pada tahun 2024 sektor industri HKT tumbuh sebesar 6,16 persen. Ia menilai kalau angka terbilang masih tinggi.
Tak hanya itu, kontribusi industri elektronika terhadap PDB nasional juga cenderung stabil dalam waktu rentang lima tahun terakhir.
Sementara itu, nilai produk ekspor barang elektronik hingga November tahun 2024 menembus angka 9,24 juta Dolar AS atau sekitar Rp 150 miliar.
"Artinya industri handphone itu sudah tumbuh dan berkembang. Sekarang sudah ada sekitar 13 industri atau pabrik handphone yang ada di Indonesia," jelasnya.
Baca Juga: Moto G45 Resmi ke Indonesia, HP Pertama Motorola Setelah Vakum 8 Tahun
Berita Terkait
-
Moto G45 Resmi ke Indonesia, HP Pertama Motorola Setelah Vakum 8 Tahun
-
Tak Hanya Motorola, Meizu Siap Comeback ke Indonesia dengan HP Murah
-
Kehilangan HP, Gelagat Cupi Cupita Bikin Publik Heran
-
Spesifikasi Motorola Moto G45: HP 5G Murah dengan Memori Lega
-
HP Motorola Resmi Comeback ke Indonesia, Gandeng Pabrik Lokal Sat Nusapersada
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Budget 2 Jutaan Dapat Tablet Apa? Ini Daftar Terbaik di 2026
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits