Suara.com - Tim asal Vietnam, D'Xavier berhasil menyabet gelar juara PMSL SEA Spring 2025 alias kompetisi esports PUBG Mobile se-Asia Tenggara.
Mereka meraih gelar setelah menjalani laga panjang dari liga hingga grand final yang berlangsung di Malaysia.
Turnamen 2025 PMSL SEA Spring sendiri menampilkan 16 tim terbaik dari negara-negara di Asia Tenggara. Indonesia pun mengirim enam perwakilan.
Sempat tampil gemilang sejak liga, D’Xavier terus menunjukkan performa impresif hingga grand final. Harus diakui ParaJin dan kolega belum sepenuhnya sempurna karena sempat goyah dan nyaris tersalip.
"Namun, D’Xavier berhasil bangkit, tampil lebih dominan, dan akhirnya mengunci titel juara PMSL perdananya," kata PUBG Mobile Indonesia dalam siaran pers, Senin (17/3/2025).
Sementara itu, tim Indonesia belum berhasil membawa pulang trofi PMSL ke tanah air. Meski begitu, mereka tetap tampil impresif di Grand Finals 2025 PMSL SEA Spring.
Bahkan, salah satu perwakilan Indonesia, Bigetron Esports (BTR), finis di posisi kedua dan nyaris mengkudeta D’Xavier sebagai juara.
Performa tim Indonesia
Tim-tim Indonesia sebenarnya tampil menjanjikan sepanjang turnamen 2025 PMSL SEA Spring, dengan enam wakil yang berhasil lolos ke babak Grand Finals.
Mereka adalah Bigetron Esports, Alter Ego Ares, BOOM Esports, VOIN Donkey, RRQ Ryu, dan Kagendra. Secara perolehan head start points, posisi mereka pun tidak terpaut jauh dari D’Xavier sang unggulan.
Baca Juga: Deretan Game yang Bisa Hasilkan Uang Langsung ke DANA, Buktikan Sendiri!
Kans Indonesia menjadi juara juga cukup tinggi pada musim ini. Bahkan RRQ Ryu mencetak sejarah dengan menyelesaikan tantangan Smash Rule perdana di PMSL, menundukkan tim sekelas Vampire Esports dan D’Xavier.
Namun begitu memasuki Grand Final, tim-tim Indonesia menghadapi tantangan berat. Di hari-hari awal contohnya, dominasi lebih banyak ditunjukkan oleh D’Xavier, Vampire Esports, dan CelcomDigi Alliance.
Tim Indonesia sempat kesulitan menemukan ritme terbaik mereka, dengan beberapa blunder yang membuat posisi stagnan, termasuk Bigetron Esports yang sebenarnya memiliki peluang besar untuk merangsak masuk ke posisi top 3.
Meski begitu, memasuki fase akhir Grand Finals, tim Indonesia mulai bangkit. Dengan mental juara, satu per satu wakil Indonesia mencatatkan Winner Winner Chicken Dinner dan menciptakan banyak momen epik di medan pertempuran.
Bigetron Esports menunjukkan peningkatan signifikan dan bahkan memasuki mode "kejar setoran" di hari terakhir, nyaris merebut gelar juara dari D’Xavier.
Sayangnya, gap poin yang sudah terbentuk terlalu sulit untuk dikejar. D’Xavier tetap bertahan di puncak klasemen dan akhirnya keluar sebagai juara 2025 PMSL SEA Spring.
D'Xavier pun berhak membawa pulang hadiah 41.350 Dolar AS atau sekitar Rp676 juta serta tiket menuju 2025 PUBG MOBILE Global Open di Uzbekistan, alias kompetisi kelas dunia PUBG Mobile.
Meski Bigetron Esports finis di posisi kedua, mereka membuktikan bahwa tim Indonesia tetap menjadi kekuatan besar di PUBG Mobile Asia Tenggara.
BTR Satarlest bahkan dinobatkan sebagai Final MVP, sementara BTR Federales meraih gelar Gunslinger, menegaskan keganasan mereka di turnamen ini.
"Di bawah asuhan Coach Kent, Bigetron tampil gemilang sepanjang turnamen. Tak hanya Bigetron, tim-tim Indonesia lainnya juga menunjukkan performa yang menjanjikan dan prospektif," imbuh PUBG Mobile Indonesia.
Lebih lanjut mereka menyimpulkan kalau tim-tim Indonesia masih akan tetap relevan, layak diperhitungkan, dan masih siap bersaing di level internasional.
"Dengan evaluasi dan persiapan yang lebih matang, bukan tidak mungkin gelar juara musim berikutnya akan kembali ke tangan Indonesia!" pungkasnya.
Berita Terkait
-
Deretan Game yang Bisa Hasilkan Uang Langsung ke DANA, Buktikan Sendiri!
-
Main Mobile Legends Dapat Hadiah Umrah Gratis, Ini Cara Dapatnya
-
Perjalanan Panjang Alwikobra, Dari Anak Pesantren Kini Jadi Pengusaha Game Sukses
-
Inzoi: Game Simulasi Hidup Realistis yang Jadi Pesaing The Sims!
-
Hollow Knight: Silksong Masih Dalam Pengembangan, Tapi Kapan Rilisnya?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pokemon Evolusi Mega ex Hadir dalam Format Starter Deck Siap Main
-
OLX Luncurkan Kategori Barang Gratis untuk Mempermudah Berbagi Selama Ramadan
-
Harga dan Spesifikasi Huawei Band 11 Series Resmi di Indonesia, Layar AMOLED 1,62 Inci
-
4 HP OPPO RAM 8 GB Paling Murah Februari 2026 Mulai Rp2 Jutaan
-
Ampverse Resmi Ekspansi ke Indonesia, Andalkan AI dan Gaming Intelligence
-
Alasan ASUS ExpertBook P1 P1403 Cocok untuk Pebisnis UMKM
-
5 HP Kamera Bagus untuk Lebaran Mulai Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Tak Perlu Sewa iPhone
-
Indosat HiFi Air Resmi Hadir, Internet Rumah Tanpa Kabel Bisa Dibawa Mudik dan Langsung Aktif
-
27 Kode Redeem FF 27 Februari 2026: Ada Skin SG2, Angelic, Hingga Bundle Jujutsu Kaisen
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 Februari 2026: Klaim Pemain OVR 117 dan Ribuan Gems Gratis