Suara.com - WhatsApp sedang dalam proses menerapkan perubahan signifikan pada fitur siaran. Dalam pembaruan beta terbaru untuk Android 2.25.8.6, terungkap bahwa WhatsApp akan membatasi jumlah pesan siaran yang dapat dikirim oleh pengguna setiap bulannya.
Langkah ini menandai pergeseran fokus WhatsApp ke fitur Saluran atau Channel dan pembaruan status, yang dianggap sebagai metode komunikasi skala besar yang lebih efisien.
Perubahan ini diumumkan setelah peluncuran global WhatsApp Channel, fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengikuti pembaruan dari berbagai kreator, merek, dan tokoh masyarakat.
Saluran WhatsApp atau Channel telah menjadi alat yang berharga untuk berbagi informasi dengan pengikut, sambil menjaga privasi mereka.
Dilansir dari WABetaInfo pada Kamis (20/3/2025), WhatsApp sedang menjajaki penerapan batasan bulanan pada jumlah siaran yang dapat dikirim pengguna.
Meskipun detail pastinya belum diumumkan, Meta telah mengonfirmasi bahwa batasan ini akan segera diberlakukan. Pengguna akan menerima pemberitahuan ketika mereka mendekati batas, memungkinkan pengguna untuk mengatur pesan mereka dengan tepat.
Langkah ini menunjukkan bahwa WhatsApp ingin memprioritaskan saluran dan pembaruan status sebagai metode utama untuk komunikasi skala besar.
Dengan membatasi siaran, WhatsApp mungkin ingin mendorong pengguna untuk beralih ke fitur-fitur ini, yang dianggap lebih efektif untuk pengiriman pesan massal.
Pengguna yang mencapai batas siaran dapat menunggu hingga batas tersebut diatur ulang, yang terjadi setiap 30 hari. Bagi pengguna yang sangat bergantung pada siaran, WhatsApp Business menawarkan opsi berbayar untuk meningkatkan batas tersebut.
Baca Juga: Tutorial Cara Pesan Tiket Bus Sinar Jaya Online untuk Mudik Lebaran 2025: Simpel bin Praktis!
WhatsApp juga berencana untuk mempermudah pelacakan jumlah siaran yang tersisa dengan mengintegrasikan informasi ini ke halaman Pengaturan.
Langkah ini meningkatkan transparansi dan memungkinkan pengguna untuk memantau penggunaan mereka.
Perubahan ini dilakukan bukan tanpa alasan. Menurut perusahaan, batasan siaran bulanan dapat mengurangi spam dan meningkatkan pengiriman pesan di WhatsApp.
Meskipun beberapa pengguna mungkin merasa terbatas, yang lain mungkin menghargai upaya untuk mengurangi gangguan.
WhatsApp Channel atau Saluran WhatsApp sendiri adalah fitur siaran satu arah yang memungkinkan pengguna untuk menerima pembaruan dari orang, organisasi, atau merek tertentu.
Fitur ini dirancang untuk komunikasi satu arah ke banyak pengguna, di mana admin saluran WhatsApp dapat mengirim pesan, foto, video, stiker, dan jajak pendapat kepada pengikut mereka.
WhatsApp Channel memiliki banyak kegunaan, beberapa di antaranya termasuk organisasi berita dapat mengirimkan berita terbaru kepada pengikut mereka.
Nantinya dapat mengirimkan promosi atau pengumuman produk kepada pelanggan, hingga tokoh masyarakat dapat mengirimkan pembaruan atau pesan kepada penggemar.
Fitur ini juga dirancang untuk memberi pengikut akses kepada informasi terkini tanpa mengungkapkan identitas mereka kepada pemilik channel, sehingga menjaga privasi pengikut.
WhatsApp Channels cocok untuk bisnis, organisasi, atau individu yang ingin berbagi informasi secara efisien kepada audiens yang lebih besar.
Dengan fitur ini, WhatsApp mencoba untuk menyediakan platform yang lebih terstruktur dan aman untuk komunikasi massal, berbeda dengan grup WhatsApp yang lebih fokus pada interaksi antar anggota.
Adapun perbedaan utama WhatsApp Channel dengan grup WhatsApp adalah grup WhatsApp dirancang untuk komunikasi dua arah atau banyak arah, di mana semua anggota dapat berpartisipasi dalam percakapan.
Di sisi lain, saluran WhatsApp dirancang untuk komunikasi satu arah, di mana admin mengirim pesan dan pengikut hanya menerima.
Walau begitu, fitur pembatasan pesan siaran ini masih dalam pengembangan dan akan dirilis dalam pembaruan mendatang. WhatsApp akan terus memberikan informasi terbaru tentang perubahan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
7 HP Murah Alternatif Samsung A07 5G, Baterai Jumbo Lancar buat Multitasking
-
Harga Mirip, Mending Redmi Note 14 5G atau Realme 15T 5G?
-
5 HP Murah Rp1 Jutaan, RAM 8 GB dan Kamera Jernih untuk Hadiah Valentine
-
8 Pilihan HP Baterai Jumbo Paling Murah 2026, Ada yang 7000 mAh!
-
Kenapa Memori HP Android Cepat Penuh? Ini Cara Mengatasinya!
-
5 Smartwatch Terbaik untuk Padel, Keren tapi Tetap Fungsional!
-
Daftar Kode Redeem TheoTown Februari 2026: Dapatkan Bonus untuk Bangun Kota Impian
-
5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB Internal 256 GB
-
6 HP Pesaing Samsung Galaxy A36 5G untuk Alternatif, Spek dan Performa Kencang
-
5 Pilihan HP RAM 12 GB Termurah di Bawah Rp3 Juta, Performa Saingi Flagship