Suara.com - Xiaomi dikenal menawarkan perangkat yang terjangkau namun berkualitas. Meskipun demikian, terdapat beberapa kasus di mana HP Xiaomi menghadapi masalah perangkat keras yang signifikan. Isu-isu ini selalu menjadi perhatian utama di kalangan Komunitas Xiaomi. Meski dengan strategi harga yang inovatif dan kompetitif, beberapa model mengalami kerusakan perangkat keras yang parah, yang menjadi kendala bagi penggunanya.
Dilansir dari Gizchina pada Rabu (2/4/2025), ada beberapa HP Xiaomi terkenal yang mengalami kerusakan perangkat keras kronis yang berkelanjutan. Meski begitu, ada beberapa alasan yang dapat menjelaskan mengapa sejumlah HP Xiaomi mengalami kerusakan perangkat keras yang terus-menerus:
- Peluncuran yang terburu-buru: Beberapa model tampaknya dirilis tanpa uji coba yang memadai, yang menyebabkan kualitasnya lebih rendah dari yang diharapkan.
- Kontrol kualitas yang kurang: Untuk memenuhi permintaan pasar, beberapa ponsel diproduksi massal tanpa pengawasan kualitas yang memadai.
- Kerusakan selama pengiriman: Perawatan yang buruk selama proses pengiriman dapat menyebabkan kerusakan perangkat keras.
- Cacat kecil yang diabaikan: Beberapa cacat kecil yang tidak terdeteksi selama pengujian bisa menyebabkan masalah setelah produk dirilis.
- Komponen berkualitas rendah: Penggunaan komponen dengan kualitas rendah meningkatkan kemungkinan terjadinya kerusakan.
1. HP Xiaomi IPS dengan masalah layar tianma
Masalah utama pada HP Xiaomi kelas bawah dan menengah adalah penggunaan panel IPS dari Tianma. Sekitar 75 persen pengguna HP Xiaomi dengan layar Tianma melaporkan masalah yang disebut Ghost Screen, yang mirip dengan fenomena AMOLED Burn-In, di mana gambar statis terbekas di layar.
Model perangkat yang terpengaruh mencakup:
- Redmi Note 8
- Redmi Note 7
- Redmi Note 5
- Mi A2 (6X)
Masalah ini muncul setelah penggunaan dalam waktu lama, yang menyebabkan artefak pada layar. Meskipun ada kritik dari pengguna, Xiaomi terus menggunakan panel Tianma pada perangkat dengan harga lebih terjangkau, walaupun kini lebih banyak model menggunakan panel AMOLED pada ponsel kelas menengah dan flagship.
2. Pemindai sidik jari samping yang cacat pada HP Xiaomi atau Redmi
Beberapa model Xiaomi dan Redmi yang menggunakan pemindai sidik jari samping mengalami masalah akibat kabel fleksibel berkualitas rendah yang menyebabkan pemindai sidik jari tidak berfungsi dengan baik.
Model yang terpengaruh seperti:
Baca Juga: Cara Hilangkan Iklan di HyperOS, HP Xiaomi Jadi Nggak Lemot
- Redmi Note 9T
- Redmi Note 9 Pro
- Redmi Note 9S
Banyak pengguna harus mengganti kabel fleksibel sensor sidik jari mereka sendiri. Meskipun masalah ini telah diatasi pada seri Redmi Note 10, hal ini tetap mencoreng reputasi Xiaomi terkait pengawasan kualitas.
3. Xiaomi Mi 8 dan masalah chip Wi-Fi yang tidak dapat diperbaiki
Xiaomi Mi 8, meskipun dilengkapi dengan prosesor Snapdragon 845 dan desain menarik, memiliki masalah besar dengan chip Wi-Finya yang sering gagal, membuat perangkat tidak dapat terhubung ke jaringan Wi-Fi.
Spesifikasi utama perangkat ini mencakup prosesor Qualcomm Snapdragon 845, penggunaan layar AMOLED 6,21 inci, kamera belakang ganda 12 MP, dan kapasitas baterai 3.400 mAh.
Masalah ini menjadi hambatan besar bagi beberapa pengguna, meskipun perangkat ini memiliki spesifikasi mumpuni.
4. Poco M3 dan masalah booting mati
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Yayasan Harapan Ibu: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Murni Urusan Hukum, Bukan Konflik Internal
-
Pengusaha Masih Nakal, Ratusan Truk Obesitas Masih Ada di Jalan
-
UMKM Nelayan Makin Cuan Berkat Diversifikasi Hasil Laut, Pendapatan Tembus Rp68,45 Juta
-
Dukung UMKM, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik "Corak Cerita Nusantara"
-
Niat Minta Minum, Suami di Bandar Lampung Malah Pulang Bersimbah Darah
-
Novel Tanjung Luka, Pencarian Kebenaran di Tengah Prasangka Masyarakat
-
Cemburu Buta Suami di Banyuwangi Berujung Tragedi Minggu Pagi
-
Achilles Bidik Kebutuhan Bisnis dari Transaksi hingga Pendanaan
-
1.300 Penerbangan Dibatalkan karena Topan Dolphin di Shanghai
-
Mitos macOS Lebih Aman Runtuh: Riset Kaspersky Ungkap Pengguna Mac Lebih Rentan Terkena Malware