Suara.com - Para penjahat siber mengenkripsi komputer sebuah organisasi dengan meretas kamera pengawas.
Meski tampak kontradiksi dengan intuisi pada pandangan pertama, rangkaian kejadian tersebut mengikuti logika yang dapat dengan mudah diterapkan ke organisasi yang berbeda dan perangkat yang berbeda dalam infrastrukturnya.
Penyerang mengeksploitasi kerentanan dalam aplikasi yang dapat diakses publik untuk menembus jaringan dan menjalankan perintah pada host yang terinfeksi.
Setelah pelanggaran awal, mereka meluncurkan alat akses jarak jauh populer AnyDesk dan memulai sesi RDP dengan server file organisasi.
Mengakses server, mereka mencoba menjalankan ransomware, tetapi sistem EDR perusahaan mendeteksi dan mengkarantinanya.
Sayangnya, hal ini tidak menghentikan para penjahat siber.
Karena tidak dapat menyebarkan ransomware pada server atau workstation, yang dilindungi oleh EDR, para hacker menjalankan pemindaian LAN dan menemukan kamera video jaringan.
Meskipun ada referensi berulang kali ke "webcam" dalam laporan investigasi insiden, Kaspersky meyakini itu bukan kamera internal laptop atau smartphone, tetapi perangkat jaringan mandiri untuk pengawasan video.
Ada beberapa alasan mengapa kamera menjadi target ideal bagi para penyerang.
Baca Juga: Serangan Ransomware BRI Hoax, Pakar ini Bagi Tips Antisipasi Kabar Bohong
Pertama karena firmware-nya yang sangat ketinggalan zaman, perangkat tersebut rentan terhadap eksploitasi jarak jauh, yang memberi penyerang akses shell dan kemampuan untuk menjalankan perintah.
Kamera tersebut menjalankan Linux versi ringan yang mampu menjalankan biner standar untuk sistem operasi ini.
Secara kebetulan, persenjataan Akira berisi alat enkripsi berbasis Linux.
Kemudian, perangkat khusus ini tidak memiliki dan kemungkinan tidak mampu mendukung agen EDR atau kontrol keamanan lainnya untuk mendeteksi aktivitas berbahaya.
Penyerang dapat memasang malware mereka di kamera, dan menggunakan perangkat tersebut sebagai pijakan untuk mengenkripsi server organisasi.
Tapi tenang, Kaspersky memberitan tips cara menghindari menjadi korban berikutnya.
Berita Terkait
-
Waspada Fog-Ransomware, Memeras Korban Usai Ekspos Data Pribadi
-
Tips Amankan Data Pribadi, Jangan Sampai Momen Lebaran Hilang!
-
Riset: Lebih dari 500 Ribu Serangan Phishing pada Bisnis di Asia Tenggara 2024, Indonesia Nomor Dua di Asia Tenggara
-
Waduh! Serangan Trojan Perbankan lewat HP Melonjak hingga 196 Persen di 2024
-
Kolaborasi, Telkomsel, Kaspersky, dan Gojek Luncurkan Paket Baru, Data Pribai Makin Aman
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Perang Melawan Scam: AI Indosat Hadang 2 Miliar Ancaman Digital dalam 6 Bulan
-
Apakah HP Kemasukan Air Bisa Diperbaiki? Ini 5 Rekomendasi Ponsel Tangguh Tahan Air
-
Daftar Harga HP Honor Terbaru Februari 2026, Lengkap dengan Tablet
-
41 Kode Redeem FF 6 Februari 2026: Klaim Skin Sukuna, Gloo Wall Cosmic dan Parasut Jujutsu Kaisen
-
7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
-
24 Kode Redeem FC Mobile 6 Februari 2026: Jadwal Lucio OVR 117
-
Biaya Akses Data Biometrik di Dukcapil Naik 3 Kali Lipat, ATSI Keberatan
-
Spesifikasi Advan Workmate Ultra, Laptop Murah dengan Intel Core Ultra
-
Bocoran Fitur Galaxy A57 Mencuat, Harga Samsung Galaxy A56 Kini Jadi Makin Murah
-
Pre-Order Dibuka, Final Fantasy 7 Rebirth Siap ke Nintendo Switch 2 Sebentar Lagi