- HMD Global mempersiapkan ponsel baru bernama HMD Vibe 2 yang sempat muncul di micro-site daring.
- HMD Vibe 2 diduga akan menggunakan chipset Unisoc, RAM 4 GB, dan penyimpanan hingga 256 GB.
- Perangkat ini memiliki baterai 5000 mAh dan layar 6,75 inci dengan harga perkiraan awal sekitar sejuaan di pasar Asia.
Suara.com - Meski mematikan merek Nokia di industri smartphone, HMD Global tak menyerah dengan mengusung brand sendiri. Perusahaan nampak menyiapkan HP murah anyar bernama komersial sebagai HMD Vibe 2.
Salah satu toko online terlihat mengaktifkan micro-site khusus tentang HMD Vibe 2. Sempat aktif beberapa hari, laman mengenai HMD Vibe 2 lantas tak dapat diakses lagi.
Meski sudah hilang, beberapa fitur utama hingga render HMD Vibe 2 telah beredar ke publik.
Desain render dari tipster populer HMD's Meme (@smashx_60) di X memperlihatkan penampakan HMD Vibe 2 dengan jelas.
HP murah tersebut menyematkan modul kamera persegi yang mirip dengan iPhone 17 Pro.
Berdasarkan bocoran yang beredar, harga HMD Vibe 2 kemungkinan mulai dari 187 dolar AS atau Rp3,1 juta di Australia.
Ponsel diyakini memiliki harga lebih murah untuk pasar Asia. Tipster di India memprediksi bila harga HMD Vibe 2 tak berbeda jauh dibanding generasi pendahulu.
Apabila bocoran benar, HMD Vibe 2 kemungkinan dibanderol 8.999 rupee atau Rp1,7 juta di India.
Fitur HMD Vibe 2
Melihat lebih dalam pada jeroannya, HMD Vibe 2 disebut mengandalkan chipset Unisoc, sebuah peralihan dari Snapdragon 680 pada pendahulunya.
Baca Juga: HP Murah Realme Narzo 90 Debut: Desain Mirip iPhone, Usung Baterai 7.000 mAh
Terdapat dua bocoran yang beredar, versi pertama menyebut Unisoc Tiger T606 sementar kedua membeberkan keberadaan chipset Unisoc T7200.
Mengutip NokiaMob, SoC entry-level tersebut bakal dipasangkan bersama RAM 4 GB.
Spesifikasi ini jelas menempatkannya sebagai perangkat untuk penggunaan sehari-hari seperti media sosial, streaming, dan browsing, bukan untuk gaming berat.
Namun, HMD memberikan kompensasi manis dengan opsi penyimpanan lega hingga 256 GB plus slot kartu microSD.
Layarnya sendiri berukuran 6,75 inci HD Plus dengan refresh rate 90 Hz yang menjanjikan visual lebih mulus.
Sayang, terkait kamera depan, HMD memilih desain poni waterdrop, sebuah langkah mundur dari desain punch-hole yang lebih modern.
Peningkatan paling signifikan justru terletak pada dua sektor krusial: baterai dan perangkat lunak.
HMD Vibe 2 dikabarkan menggendong baterai jumbo 5000 mAh, sebuah upgrade besar dari 4000 mAh pada Vibe generasi pertama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan