Suara.com - Game Player Unknown's Battle Grounds, atau yang lebih dikenal dengan PUBG masih menjadi salah satu permainan battle royale disukai di Indonesia.
Sejak dirilis pada 2017, PUBG sudah diunduh 500 juta kali di Google Play. Game ini kemudian menginspirasi munculnya permainan bergenre battle royale lainnya.
Krafton selaku perusahaan pengembang dari game ini terus melakukan inovasi untuk tetap menjadi game battle royale nomor satu secara global.
Perusahaan game asal Korea Selatan ini pun berkolaborasi dengan sejumlah pihak untuk membuat pemain tidak bosan. Kabar terbaru, PUBG menggandeng anime Frieren. Serial animasi asal Jepang. Kolaborasi ini menghadirkan skin ekslusif, voice pack, hingga item spesial.
Frieren: Beyond Journey's End atau Sousou no Frieren merupakan sebuah serial manga Jepang yang ditulis oleh Kanehito Yamada dan diilustrasikan oleh Tsukasa Abe. Manga ini menjadi populer setelah diluncurkan menjadi anime.
Baru - baru ini PUBG Mobile Jepang telah mengumumkan kolaborasi dengan serial anime "Sousou no Frieren (Frieren: Beyond Journey's End)". Rencananya, kolaborasi ini sudah bisa didapatkan pada April 2025.
Para pemain PUBG bisa mendapatkan skin imut Frieren untuk dimainkan. Gamer juga bisa mendapatkan skin karakter lain dari anime ini, seperti Stark, Himmel, hingga Fren.
Tidak hanya itu, kolaborasi ini juga memberikan memberikan skin senjata DP - 28 dan M24. Kemudian ada skin tas yang imut dan lucu.
Sudah Ada di PUBG Versi Global?
Baca Juga: Review The Dreaming Boy is a Realist: Ketika Jaga Jarak Justru Bikin Baper
Skin Frieren cukup realistis layaknya seperti di animenya. Rambutnya terlihat baik di event ini.
Namun sayang, kolaborasi dengan Frieren belum tersedia untuk PUBG versi global. Sampai berita ini ditulis baru tersedia untuk versi Korea Selatan dan Jepang. Penggemar anime Frieren di Indonesia harus lebih bersabar untuk bisa memainkannya di PUBG.
Meski demikian, suara - suara mengenai agar kolaborasi dengan anime Frieren tersebut dimunculkan di PUBG global terus bermunculan. Belum jelas apakah ini akan terwujud atau tidak di waktu mendatang.
Sampai saat ini event PUBG global masih berkolaborasi dengan Gozilla, sebuah monster asal Jepang yang telah menjadi salah satu ikon film dan komik di negara tersebut.
Dilihat di akun Instagram PUBG Indonesia, kolaborasi dengan Godzilla juga masih berlangsug.
Muncul Lewat Meme
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Samsung Galaxy A27 5G Resmi Hadir, HP Rp5 Jutaan Ini Punya AI Premium dan Update hingga 2032
-
Ketua Komjak RI: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Pembawa Solusi, Bukan Sekadar Pengkritik
-
Prediksi Lini dan Skor Prancis vs Inggris: Siapa Berhak di Posisi Ketiga?
-
Nobar Piala Dunia 2026 BRI Berkesan: Hangat dan Penuh Kebersamaan, Dari Medan Sampai Jakarta
-
Tim 9 Kejagung Diperingatkan Transparan Dan Jangan Main-main Usut Kasus Febrie Adriansyah
-
Miris! Atap Sekolah Disangga Bambu, Siswa SDN 2 Klepu Minta Tolong Bupati Malang
-
Jejak Pengabdian Serda Hengki yang Terhenti dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
-
Cara Memilih Cushion yang Cocok untuk Kulit Berminyak: Anti Longsor, Wajah Bebas Kilap
-
Drama Penggagalan Penyelundupan 977 Burung di Pelabuhan Bakauheni
-
Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah