Android 16 Membutuhkan Banyak Memori
Google baru saja mempublikasikan rencana pengembangan Android 16, termasuk detail spesifikasi perangkat keras minimum yang dipersyaratkan.
Terlihat bahwa sistem operasi terbaru ini menuntut sumber daya yang lebih besar dibandingkan pendahulunya, terutama dalam hal memori RAM dan kapasitas penyimpanan internal.
Sebagai konsekuensinya, ponsel dengan RAM sebesar 4 GB diperkirakan tidak akan mampu menjalankan Android 16 secara optimal, mengingat persyaratan minimum kini ditetapkan pada 6 GB.
Kemungkinan besar, ponsel dengan RAM 4 GB hanya akan menerima versi ringan dari sistem operasi ini, yaitu Go Edition.
Mengenai penyimpanan internal, Android 15 sebelumnya telah menetapkan standar minimal sebesar 32 GB bagi ponsel yang ingin menyertakan aplikasi dan layanan Google secara default (GMS).
Setidaknya 75 persen dari kapasitas tersebut harus dialokasikan untuk partisi data yang menyimpan berbagai data sistem, aplikasi bawaan, serta data dan file pengguna.
Sebelumnya, batas minimum penyimpanan adalah 16 GB (sejak Android 13) dan bahkan 8 GB sebelum versi tersebut. Perlu digarisbawahi bahwa ponsel dengan penyimpanan di bawah 32 GB yang diluncurkan dengan versi Android lawas tidak akan dapat diperbarui ke Android 15.
Selain peningkatan persyaratan perangkat keras, Android 16 juga akan mengintegrasikan Privacy Sandbox untuk memperkuat batasan terhadap mekanisme pelacakan yang ada.
Baca Juga: Oppo A5 4G Lolos Sertifikasi di Indonesia, Diprediksi Jadi HP Murah Berfitur Tangguh
Berita Terkait
-
HP Super Tipis Samsung Galaxy S25 Edge Diprediksi Rilis Bulan Ini
-
HP Murah Itel City 100 Siap Masuk ke Indonesia: Bawa Memori Lega dan Bodi Tipis
-
5 HP Android Alternatif iPhone 16 Pro Max, Harga Lebih Murah Tapi Spesifikasi Setara
-
27 HP Xiaomi Siap Terima Pengujian Android 16, Wilayah Indonesia Termasuk
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation