Suara.com - Perusahaan sebelumnya menggulirkan update Android 16 Beta 4 ke Xiaomi 15 dan Xiaomi 14T Pro. Memperluas varian, perusahaan kini mengonfirmasi bahwa pengujian Android 16 siap hadir ke 27 HP Xiaomi.
Program pengujian hadir untuk wilayah tertentu dalam skala global. Kabar gembira, perangkat Xiaomi di Indonesia ternyata masuk dalam program pengujian.
Uji Android 16 Beta mencakup beberapa wilayah seperti China, EEA (European Economic Area), India, Rusia, Taiwan, dan Indonesia.
Rencana rilis yang luas menunjukkan dedikasi Xiaomi untuk menyediakan perangkat lunak inovatif bagi komunitas pengguna internasional.
Itu sekaligus menjaga perusahaan tersebut tetap menjadi salah satu yang terdepan dalam aplikasi Android. Program pengujian yang luas mencakup smartphone, HP lipat, dan tablet unggulan terbaru perusahaan.
Perlu digarisbawahi, pengujian Android 16 harus memenuhi persyaratan tertentu di mana update bakal digulirkan secara bertahap. Berikut 27 HP Xiaomi yang siap menerima pengujian Android 16:
- Xiaomi MIX FOLD 4 China (goku)
- Xiaomi MIX FLIP Global (ruyi)
- Xiaomi MIX FLIP China (ruyi)
- Xiaomi 15 ID Global (dada)
- Xiaomi 15 RU Global (dada)
- Xiaomi 15 TW Global (dada)
- Xiaomi 15 IN Global (dada)
- Xiaomi 15 EEA Global (dada)
- Xiaomi 15 Global (dada)
- Xiaomi 15 China (dada)
- Xiaomi 15 Pro China (haotian)
- POCO F7 Ultra EEA Global (miro)
- POCO F7 Ultra Global (miro)
- Redmi K80 Pro China (miro)
- Xiaomi 15 Ultra Global (xuanyuan)
- Xiaomi 15 Ultra China (xuanyuan)
- Xiaomi 13T Pro Global (corot)
- Redmi K60 Ultra China (corot)
- Xiaomi Pad 7 Pro Global (muyu)
- Xiaomi Pad 7 Pro China (muyu)
- Xiaomi 14T Pro ID Global (rothko)
- Xiaomi 14T Pro TW Global (rothko)
- Xiaomi 14T Pro TR Global (rothko)
- Xiaomi 14T Pro EEA Global (rothko)
- Xiaomi 14T Pro Global (rothko)
- Redmi K70 Ultra China (rothko)
- Xiaomi 14T Pro RU Global (rothko)
Dikutip dari XiaomiTime, munculnya Xiaomi Pad 7 Pro pada daftar pengujian berarti Xiaomi juga mengoptimalkan Android 16 untuk layar yang lebih besar.
Keberadaan Mix Fold 4 dan Mix Flip juga sebagai pertanda bila perusahaan cukup serius menghadirkan fitur baru Android 16 ke perangkat lipat.
Android 16 Butuh Lebih Banyak RAM
Baca Juga: Cara Mematikan Update Otomatis Aplikasi Xiaomi, Tidak Boros Data dan Penyimpanan
Baru-baru ini, Google mengumumkan jadwal pengembangan Android 16 sekaligus mengungkapkan spesifikasi minimum perangkat keras yang dibutuhkan.
Dibandingkan generasi pendahulu, Android 16 memerlukan memori RAM dan ruang penyimpanan yang lebih besar agar dapat bekerja dengan baik.
Implikasinya, smartphone dengan RAM 4 GB kemungkinan tidak akan optimal saat menjalankan sistem operasi terbaru, di mana persyaratan minimum RAM adalah 6 GB.
Ponsel dengan RAM 4 GB kemungkinan hanya akan mendapatkan versi ringannya, yaitu Go Edition. Terkait penyimpanan internal, Android 15 sendiri sudah menetapkan standar minimal 32 GB bagi ponsel yang ingin menyertakan aplikasi dan layanan Google secara bawaan (GMS).
Dari total kapasitas tersebut, setidaknya 75 persen harus dialokasikan untuk partisi data. Ini digunakan untuk menyimpan berbagai data sistem, aplikasi bawaan, serta aplikasi dan file pengguna.
Sebelumnya, batas minimum penyimpanan adalah 16 GB (sejak Android 13) dan bahkan 8 GB sebelum itu. Penting untuk dicatat bahwa ponsel dengan penyimpanan di bawah 32 GB yang diluncurkan dengan versi Android sebelumnya tidak akan dapat diperbarui ke Android 15.
Android 16 bakal mengintegrasikan Privacy Sandbox untuk memperketat batasan mekanisme pelacakan yang ada. Berikut sebagian fitur pada Android 16:
- Notifikasi yang berpusat pada kemajuan
- Peningkatan pemilihan foto (terutama dari media berbasis cloud)
- Dukungan yang lebih baik untuk kecepatan refresh adaptif
- Haptik yang lebih kaya
- Peningkatan kamera terutama soal auto exposure
- Video Profesional Tingkat Lanjut atau Advanced Professional Video (APV) untuk perekaman video berkualitas tinggi
Berita Terkait
-
Ini HP Xiaomi Paling Beruntung Cicipi Android 16 Beta 4, Peningkatan di Konsumsi Daya dan Tampilan
-
Daftar HP Redmi yang Terima HyperOS 2.2 Mei 2025, Tak Hanya Xiaomi
-
5 Rekomendasi Aplikasi Android untuk Nobar Online, Bisa YouTube hingga Netflix
-
POCO F5 Dapat Update HyperOS 2 Anyar Versi Global, Bawa Peningkatan Fitur Kamera
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Review Deadpool & Wolverine: Kekacauan Multiverse yang Penuh Aksi dan Humor
-
Akhir Pekan Makin Hemat! Diskon Grab hingga Rp50.000 Khusus Pengguna Kartu BRI
-
Wisata di Flores Mulai Pulih, BPOLBF Ingatkan Wisatawan Utamakan Keselamatan
-
Pemerasan Modus Kencan via MiChat, 5 Orang Dibekuk Polisi Pekanbaru
-
Perbandingan Cushion Hanasui vs Glad2Glow Warna Pink, Lengkap dengan Review Pembeli
-
Sejoli Kompak Gasak Motor di Kos Cipayung, Sempat Terekam CCTV
-
Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele
-
Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia
-
Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak
-
5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal