Hal ini menandakan bahwa keterampilan di bidang AI, terutama dalam Generative AI, kini tidak hanya dibutuhkan oleh divisi teknologi atau data science, tetapi juga oleh divisi-divisi lain seperti pemasaran, riset dan pengembangan (R&D), keuangan, sumber daya manusia (HR), bahkan divisi hukum.
Eklavya menjelaskan lebih lanjut bahwa penerapan AI telah merambah hampir semua bagian dalam perusahaan.
"Saat ini, AI digunakan oleh hampir semua divisi perusahaan, mulai dari pemasaran, R&D, keuangan, HR, hingga departemen hukum juga telah memanfaatkan teknologi ini," katanya.
Oleh karena itu, memiliki keterampilan dalam menggunakan teknologi AI, termasuk Generative AI, menjadi semakin penting bagi calon pelamar kerja, karena hal ini dapat meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja yang semakin kompetitif.
Sertifikat yang menunjukkan keahlian dalam teknologi AI ini akan membuka peluang bagi mereka untuk mendapatkan posisi-posisi dengan gaji yang lebih tinggi, karena perusahaan akan lebih menghargai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan teknologi terkini.
Dengan semakin tingginya permintaan terhadap keterampilan AI, terutama dalam Generative AI, para profesional yang memiliki sertifikat keterampilan ini memiliki peluang yang lebih besar untuk menonjol di dunia kerja dan memperoleh kompensasi yang lebih baik.
Seiring dengan berkembangnya penggunaan AI di berbagai sektor, masa depan karier bagi mereka yang terampil dalam teknologi ini sangatlah cerah.
Oleh karena itu, mendapatkan micro-credentials di bidang AI dapat menjadi langkah yang sangat cerdas bagi siapa saja yang ingin mengembangkan karier mereka dan meraih gaji yang lebih tinggi.
Baca Juga: Samsung TV 2025 Siap Meluncur di Indonesia, Dilengkapi Samsung Vision AI
Berita Terkait
-
LG Electronis Punya Cara Unik Ekspansi ke 14 Daerah di Pulau Jawa
-
Peralatan Rumah Tangga Terbaru Samsung Makin Pintar dengan AI dan Ekosistem SmartThings
-
Aplikasi Meta AI Sudah Tersedia di Indonesia, Pesaing ChatGPT dan Google Gemini
-
Peneliti Indonesia Gunakan AI untuk Mitigasi Bencana dan Ketahanan Pangan
-
Indosat Jadi Operator Ketiga di Dunia Terapkan Teknologi AI Canggih
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
61 Kode Redeem FF 30 Maret 2026: Klaim Skin Gratis Sebelum Mega Update OB53 Tema Air
-
36 Kode Redeem FC Mobile 30 Maret 2026: Bocoran TOTS OVR 119 Rilis, Borong Pemain Gratisnya
-
5 Smartwatch yang Bisa Connect Strava: Sobat Akurat Pelari dan Pesepeda
-
5 Tablet yang Bagus dan Murah untuk Pemakaian Awet Jangka Panjang
-
7 Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah dan Detak Jantung
-
5 Rekomendasi HP Paling Murah April 2026, Harga di Bawah Rp2 Juta
-
Terpopuler: 5 HP Xiaomi dengan Chipset Terkencang, Smartwatch Terbaik Harga Rp200 Ribuan
-
5 Pilihan HP Rp1 Jutaan Baterai 6000 mAh: Spek Dewa, Awet untuk Multitasking Harian
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Rilis ke iOS, Android, dan PC
-
5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!